BerandaNTBLOMBOK UTARARSUD Lombok Utara Siapkan Layanan Rehabilitasi Medik

RSUD Lombok Utara Siapkan Layanan Rehabilitasi Medik

 

Tanjung (Suara NTB) – RSUD Kabupaten Lombok Utara (KLU) melakukan terobosan dengan menghadirkan layanan rehabilitasi medik bagi penderita penyakit stroke dan nyeri kronis. Spesialisasi kedokteran ini dibuka dengan tujuan memulihkan fungsi tubuh, meningkatkan kemampuan fisik, dan mengoptimalkan kualitas hidup pasien akibat cedera, penyakit, atau kecacatan.


Kabid Humas RSUD Lombok Utara, Okta Santika Iriani, S.Kep., Ners., mengungkapkan, spesialisasi layanan medik dibuka sebagai wujud komitmen Pemda Lombok Utara melalui rumah sakit daerah untuk terus mengembangkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Sebagai poli baru, layanan ini perlu mendapat banyak dukungan sosialisasikan baik melalui media sosial, media cetak maupun elektronik.


“Kami dari pihak manajemen akan melengkapi fasilitas apa saja yang dibutuhkan di poli fisioterapi untuk mendukung pelayanan dokter spesialis tersebut,” ujar Okta, Rabu (13/5/2026).


Ia mengatakan, pasien akan menjalani asesmen menyeluruh oleh dokter spesialis (Sp.KFR) sebelum mendapatkan program terapi yang dipersonalisasi. Fasilitas umumnya mencakup ruang terapi sensori integrasi, elektroterapi (MWD, Ultrasound), dan gym latihan fisik.


Sementara, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, dr. M. Syairozi Hidayat, Sp.KFR., menjelaskan poli baru ini dibuka untuk tujuan fokus pelayanan pada pemulihan kemampuan pasien yang terganggu akibat berbagai kondisi, mulai dari stroke hingga nyeri kronis seperti punggung, bahu, dan lutut. Banyak pasien, kata dia, berhenti memulihkan diri di tahap pengobatan penyakit, sementara fungsi tubuhnya belum pulih optimal.


“Rehabilitasi medik ini hadir untuk menjembatani itu, agar pasien bisa kembali beraktivitas secara mandiri,” ujarnya.


Syairozi mengutarakan, layanan rehabilitasi medik di RSUD KLU ditangani oleh satu dokter spesialis dan dua fisioterapis. Kendati baru, pihak manajemen telah menyiapkan sejumlah alat fisioterapi dasar yang mendukung proses pemulihan pasien.


“Layanan ini belum terintegrasi dengan BPJS Kesehatan dan masih dalam tahap pengajuan. Akibatnya, pasien untuk sementara harus mengakses layanan dengan biaya mandiri,” tambahnya.
Pihaknya berharap, kehadiran layanan ini menjadi langkah awal yang signifikan bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Lombok Utara. RSUD KLU akan terus berupaya optimal memenuhi tuntutan akses kesehatan sehingga tercapai peningkatan kualitas harapan hidup di masyarakat. (ari)



IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO