Giri Menang (Suara NTB) – Tim Penilai dari Kementerian Dalam Negeri dan P3PD Pusat turun ke Desa Selat Kecamatan Lombok Barat untuk klarifikasi lapangan Evaluasi Desa Teladan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa (PKAD) tahun 2024 regional IV (Maluku, Maluku Utara, Papua, NTT). Tim menilai bahwa indikator yang dinilai di Desa tersebut lengkap dan terpenuhi.
Penyambutan tim penilai terdiri dari Tim Leader Program P3PD Pusat Agung Hamingku Budi dan Tim Kemendagri yang tergabung dalam satu tim dilakukan sangat meriah oleh Pemdes setempat. Turut hadir menekan tim penilai, Kadis PMD Lobar Lalu M Hakam, DPMPD Dukcapil Provinsi NTB bersama jajarannya.

Kades Selat, Sabudi bersama unsur desa mengalungkan kain tenun khas Sasak kepada tim penilai, pejabat terkait yang mendampingi. Begitu masuk areal Kantor Desa, Tim disambut kesenian desa, yakni gendang Beleq. Tampak tim begitu menikmati alunan musik Gendang Beleq yang disajikan kelompok musik setempat.
Pada proses pembukaan, Pemdes juga menampilkan kesenian islami Zikir zaman yang dimainkan oleh pemuda setempat. Kades Selat Sabudi yang dikonfirmasi disela-sela penilaian tersebut mengatakan, terkait penilaian ini Pemdes sudah menyiapkan jauh-jauh sebelumnya dibantu oleh Tim P3PD Provinsi dan Dinas PMD Lobar. Beberapa yang dinilai mulai dari administrasi, pembentukan tim, RPJMDes dan RKPdes, kemudian SK tim penyusun Musdes sampai dengan APBDes.

Ia pun optimis bisa menang lomba pada Regional IV ini. “Mudah-mudahan kami optimis, kenapa saya bilang begitu? Karena data-data yang kami miliki lengkap tahun 2023 dan 2024, sesuai dengan pelatihan P3DN yang sudah dilakukan tahun lalu,” kata Kades Selat ini.
Pihaknya tak mengalami kendala yang berarti selama dinilai tim penilai, sebab apa yang diminta sudah disiapkan. Namun ada saja sedikit kekurangan. “Tapi secara umum Alhamdulillah dari hasil verifikasi semua, data sudah lengkap sesuai indikator yang dinilai, tidak ada kendala,” ujarnya.

Koordinator P3PD Provinsi NTB, Gunawan Modjo mengatakan, terkait penilaian lomba ini Desa Selat mewakili NTB masuk regional IV. Desa Selat bersaing dengan desa di provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, NTT.
Yang dilihat pada penilaian ini, terkait tindaklanjut desa terhdap pelatihan penguatan kapasitas yang dilakukan P3PD yang diberikan kepada Pemdes, BPD dan PKK tahun 2023. “Apakah materi pelatihan yang sudah diterima sudah diterapkan dalam kerangka pemerintahan dan pembangunan desa,” ujarnya.
Terlebih melihat juga kualitas belanja desa, karena pada dasarnya dana yang diberikan Pemerintah Pusat ke desa cukup besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Yang dinilai semua dokumen mulai dari perencanaan, RPJMDes, RKPdes, realisasi dan penggunaannya seperti apa? Itu yang dinilai, dicek satu per satu. Dan kami lihat ini desa Selat ini lengkap,,” ujarnya. (her)


