Mataram (Suara NTB) — Universitas Mataram (Unram) memperkuat sinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di Ruang Sidang Rektor, Gedung Rektorat Unram, pada Selasa (22/9/2026).
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mempertemukan ruang akademik dengan bidang hukum, khususnya dalam mengkaji berbagai persoalan yang berkaitan dengan hukum, keadilan, dan kemanusiaan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan kepolisian diharapkan dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menyampaikan, kolaborasi antara lingkungan akademik dan kepolisian memiliki peran penting dalam membangun pemahaman yang lebih komprehensif terhadap persoalan hukum dan sosial. Menurutnya, Unram tidak hanya diarahkan untuk mencapai pengakuan akademik, tetapi juga untuk hadir dan memberikan dampak terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Saat ini, Unram memiliki sembilan fakultas dengan berbagai bidang keilmuan yang dapat mendukung pelaksanaan kerja sama tersebut. Bidang ilmu hukum dan sosial juga memiliki ruang interaksi yang erat dengan institusi kepolisian, terutama dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain memperkuat kontribusi Unram sebagai kampus berdampak, kerja sama ini juga sejalan dengan upaya universitas dalam meningkatkan daya saing hingga menuju world class university. Status akreditasi unggul yang telah diraih Unram menjadi salah satu landasan untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan dan memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai institusi.
Di sisi lain, Mabes Polri disebut telah menjalin kerja sama dengan sekitar 80 perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, serta lembaga dan BUMN. Kerja sama tersebut mencakup berbagai bentuk implementasi pengembangan sumber daya manusia (SDM), dengan tujuan mendukung terciptanya SDM unggul dan berkontribusi terhadap pencapaian Indonesia Emas. (ron)



