BerandaNTBSUMBAWA BARAT27 Tenaga Teknis Disiapkan Kawal E-Voting Pilkades

27 Tenaga Teknis Disiapkan Kawal E-Voting Pilkades

Taliwang (Suara NTB) – Sejumlah 27 tenaga teknis disiapkan untuk mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak berbasis digital atau e-voting di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Tenaga teknis ini akan menjalani pelatihan dan sertifikasi sebelum diterjunkan untuk menggelar sosialisasi kepada masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KSB, H. Abdul Hamid mengatakan, pelatihan tenaga teknis utama (TTU) dan tenaga teknis lapangan (TTL) dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 6-8 Oktober 2026. Pelatihan ini menjadi tahapan penting sebelum masyarakat diperkenalkan secara langsung dengan mekanisme pemilihan menggunakan perangkat e-voting.

“Pelatihannya tiga hari. Hari pertama untuk TTU. Hari kedua TTL, kemudian hari ketiga sertifikasi,” kata Hamid, Kamis (30/9).

Ia menjelaskan, pelatihan hari pertama akan diikuti enam personel TTU. Selanjutnya, 21 personel TTL akan menjalani pelatihan pada hari kedua. Jumlah TTL tersebut disesuaikan dengan jumlah desa yang akan melaksanakan pilkades. Artinya, satu desa disiapkan satu tenaga teknis.

Setelah pelatihan dan sertifikasi selesai, pihaknya akan memasuki tahapan sosialisasi penerapan e-voting kepada masyarakat. Sosialisasi sekaligus simulasi tersebut direncanakan berlangsung pada 12-15 Oktober 2026.

Hamid mengatakan, TTU dan TTL yang telah mengikuti pelatihan akan menjadi personel yang mengawal kegiatan sosialisasi di desa. Masyarakat akan diperkenalkan langsung dengan tahapan pemungutan suara menggunakan perangkat yang telah disiapkan oleh PT Intens selaku penyedia perangkat pemilihan.

Menurut dia, pola sosialisasi melalui simulasi langsung diharapkan memudahkan masyarakat memahami mekanisme e-voting. Masyarakat tidak hanya menerima penjelasan mengenai tata cara pemilihan, tetapi juga dapat melihat dan mencoba proses penggunaan perangkat yang digunakan dalam Pilkades.

“Karena langsung simulasi menggunakan perangkat yang disiapkan PT Intens selaku penyedia perangkat pemilihan, sosialisasinya akan lebih mudah,” klaim Hamid seraya menambahkan PT Intens akan terlebih dahulu mendistribusikan perangkat pemilihan ke desa-desa.

 Rangkaian pelatihan, sertifikasi, distribusi perangkat, serta sosialisasi dan simulasi tersebut, lanjut Hamid, merupakan bagian persiapan teknis sebelum Pilkades serentak digelar. “Jadi ini tahapan terakhir persiapan jelang pemungutan suara 25 Oktober mendatang,” imbuhnya.(bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO