BerandaBIMARelokasi Terminal Tente Masih Dikaji

Relokasi Terminal Tente Masih Dikaji

Bima (Suara NTB) – Dinas Perhubungan Kabupaten Bima masih mengkaji rencana relokasi Terminal Tente untuk mendukung penataan kawasan perdagangan dan pembangunan pasar modern. Relokasi terminal diharapkan tidak menimbulkan persoalan baru terutama kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bima, A. Rifai mengatakan penentuan lokasi baru Terminal Tente perlu mempertimbangkan pola pergerakan masyarakat dan barang dari wilayah sekitar. Hal itu menjadi bagian dari kajian bersama Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bima, untuk menentukan lokasi yang dinilai paling strategis.

“Karena itu, kami bersama Bappeda masih terus membahas lokasi strategis Terminal Tente. Salah satu pendekatan yang kami minta digunakan adalah analisis SWOT, sehingga kekuatan, kelemahan, peluang dan dampak dari setiap pilihan lokasi dapat diperhitungkan,” kata Rifai saat dikonfirmasi Suara NTB, Kamis (1/10).

Menurut Rifai, pola pergerakan masyarakat dari wilayah sekitar perlu dipetakan sebelum lokasi terminal ditentukan. Masyarakat dari Monta, Parado, Palibelo maupun Langgudu memiliki pola perjalanan yang perlu diperhitungkan, termasuk pergerakan menuju Tente dan Kota Bima.

Kawasan Tente kata Rifai, menjadi bagian dari pola pergerakan masyarakat menuju pusat aktivitas perdagangan di Woha. Karena itu, arus orang dan barang perlu diperhitungkan agar keberadaan terminal tidak menimbulkan penumpukan.

Di sisi lain, Rifai menyoroti persoalan yang terjadi di Terminal Tente saat ini. Menurut dia, fungsi terminal sebagian telah beralih menjadi aktivitas perdagangan. Kondisi tersebut juga menjadi pertimbangan dalam pembahasan rencana relokasi.

“Sekarang sebagian fungsi terminal sudah menjadi 40 persen. Sementara, 60 persen sudah dikuasai pedagang ilegal,” ujarnya.

Menurut Rifai, kondisi tersebut perlu diantisipasi agar persoalan serupa tidak kembali muncul di lokasi baru. Pemindahan terminal, kata dia, berpotensi diikuti tumbuhnya aktivitas perdagangan yang tidak terkendali di sekitar lokasi.

Karena itu, pemerintah masih membandingkan dampak dari sejumlah pilihan penataan kawasan Tente. Kajian tidak hanya menyangkut kemungkinan pemindahan terminal, tetapi juga mempertimbangkan pilihan penataan atau pemindahan pasar. (hir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO