BerandaHEADLINESirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A FIM

Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A FIM

Praya (Suara NTB) – Sirkuit Internasional Mandalika dinyatakan siap dan layak oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) untuk menggelar balap MotoGP setelah resmi mengantongi Homologasi Grade A. Lisensi homologasi level tertinggi FIM tersebut diperoleh setelah Sirkuit Internasional Mandalika sukses menjalani serangkaian pemeriksaan yang dilakukan oleh tim FIM pada Kamis (8/10/2026). Dengan begitu seri ke-17 MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika sudah bisa digelar mulai Jumat (9/10/2026).

“Homologasi Grade A ini diterbitkan setelah final inspection yang dilakukan FIM sebagai bagian dari proses penerbitan lisensi homologasi baru yang berlaku untuk putaran 2026 FIM Grand Prix World Championships,” sebut Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola, dalam keteranganya, Kamis (8/10/2026) malam.

Inspeksi final dipimpin oleh Tomé Alfonso, FIM MotoGP Safety Officer atas nama FIM CCR Circuits Homologation Committee. Didampingi Paul King Ketua FIM CCR Circuits Homologation Committee, serta perwakilan dari Dorna Sports, Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan MGPA. Di mana dalam proses homologasi, FIM melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek teknis dan operasional sirkuit. Mulai area run-off, gravel beds, tyre barriers, track marking hingga pit lane.

Tidak hanya itu starting grid, marshal posts hingga sistem light/LED panels tidak luput dari pemeriksaan. Hasil pemeliharaan lintasan, sistem drainase, hingga long lap penalty zone. “Homologasi Grade A menjadi penegasan atas kesiapan seluruh pihak dalam menghadirkan penyelenggaraan MotoGP berstandar internasional di Indonesia,” imbuhnya.

Bersamaan dengan dikeluarkanya lisensi homologasi grade A tersebut, FIM juga menetapkan sejumlah ketentuan pemeliharaan dan kesiapan operasional yang harus dipastikan selama penyelenggaraan event. Termasuk kesiapan perangkat keselamatan, spare equipment serta tim yang dapat melakukan intervensi cepat apabila terjadi kerusakan pada perangkat pendukung balapan yang ada.

Ananda menambahkan diperolehnya homologasi tersebut merupakan hasil dari kerja bersama dan komitmen seluruh pihak yang selama ini memastikan setiap aspek kesiapan sirkuit dan penyelenggaraan terus memenuhi standar internasional. Jadi homologasi tersebut tidak hanya menjadi pencapaian bagi sirkuit semata. Tetapi juga menjadi bagian penting dari kesiapan Indonesia dalam menyambut kembali para pembalap, tim, dan penggemar MotoGP dari berbagai negara. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO