Tanjung (Suara NTB) – Desa Persiapan Teres Genit menjadi salah satu desa terdalam di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Letak administratifnya yang berada di Kecamatan Bayan dan mekar dari Desa Bayan, menguatkan motivasi masyarakat desa setempat untuk menjadi desa definitif.
Penjabat (Pj.) Kepala Desa Persiapan Teres Genit, Raden Srigede, S.Sos., menyampaikan optimismenya dapat membawa Desa Persiapan Teres Genit memperoleh status definitif di masa mendatang. Selain karena bekal pengalaman pernah memimpin desa pemekaran Andalan 11 tahun silam, kepercayaan Pemda dan kekompakan masyarakat menjadi substansi yang ia emban di wilayah desa tersebut.
“Ini merupakan amanah untuk kedua kalinya sebagai Penjabat Kepala Desa, pengalaman pertama adalah pada tahun 2015 saat dilantik sebagai Pj. Kades Andalan,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).
Ia optimis dapat berkolaborasi dengan masyarakat Desa Persiapan Teres Genit. Hal ini tak lepas dari kesamaan hobi dalam kegiatan kesenian tradisional. Kebersamaan dan kegotongroyongan yang dimiliki masyarakat Teres Genit akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan cita-cita bersama, yaitu menjadi desa definitif.
Wakil Bupati (Wabup) KLU, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., menegaskan pemekaran Desa Persiapan Teres Genit bersama dengan 25 desa persiapan lainnya, merupakan wujud komitmen Pemda untuk merespons aspirasi masyarakat. Kendati demikian, ia mengingatkan agar masyarakat desa persiapan tidak larut dalam euforia. Masyarakat dipesan agar bahu membahu dengan Pj Kades Persiapan untuk menyukseskan perubahan status menjadi definitif.
Terdapat delapan tugas pokok Pj Kades, yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK). Mulai dari penetapan batas desa, struktur perangkat desa, hingga membuka akses antar desa, keberhasilan pemekaran sangat bergantung pada kinerja Pj dalam satu tahun ke depan.
Wabup juga meminta dukungan penuh masyarakat bahwa jika Pj. gagal menjalankan tugas, maka status desa bisa kembali seperti semula atau kembali di bawah naungan Desa Induk (Bayan).
Selain membahas desa, Wabup Kus juga menyinggung rencana pemekaran Kecamatan Bayan yang akan dibagi menjadi dua kecamatan yakni Bayan, dan Bayan Barat. Untuk memenuhi syarat minimal 10 desa per kecamatan, pihaknya berencana mengambil tiga desa dari Kecamatan Kayangan untuk wilayah barat.
Sementara, Kepala Desa Bayan, Satradi, S.P., menyampaikan pentingnya kekompakan masyarakat sebagai modal utama mengantarkan desa persiapan ini menjadi desa definitif.
Ia mengakui, tingginya partisipasi dan semangat masyarakat Desa Persiapan Teres Genit dalam menyelenggarakan kegiatan penyambutan Pj. Kades. Di mana masyarakat secara sukarela mengumpulkan iuran baik berupa beras, uang dan lainya untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Satradi secara resmi menyerahkan sebagian wilayah Desa Bayan yang terdiri dari enam dusun kepada Pj Kepala Desa Persiapan Teres Genit. Keenam dusun tersebut adalah Dusun Montong Baru, Batu Jompang, Teres Genit, Dasan Tutul, Nangka Rempek, dan Bual.
Satradi yang juga berdomisili di wilayah desa pemekaran menegaskan, pemekaran desa bukan untuk memecah belah, melainkan untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Kades Bayan menargetkan Desa Persiapan Teres Genit dapat menjadi desa definitif dalam waktu yang cepat, sehingga berkomitmen untuk mendukung penuh proses termasuk pembangunan kantor desa yang megah di masa depan. (ari)



