BerandaNTBSUMBAWAIPAL Tambak Udang Labangka Diduga Dikelola Tidak Optimal

IPAL Tambak Udang Labangka Diduga Dikelola Tidak Optimal

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbawa, menemukan adanya dugaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) tidak beroperasi optimal di salah satu tambak udang di Kecamatan Labangka. Kondisi tersebut mengakibatkan adanya limpahan air limbah langsung ke laut,sehingga berpotensi mencemari laut.

“Kita sudah rekomendasikan agar perusahaan memperbaiki tata kelola atas IPAL tersebut,sehingga tidak terulang kembali limpahan limbah ke laut,” kata Kepala Dinas LH Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nur Hidayat pekan kemarin.

Selain itu, pihaknya juga menemukan adanya perubahan dimensi kolam endapan yang diduga tidak sesuai standar. Berdasarkan hasil keterangan kolam endapan tidak optimal karena adanya karang di sekitar lokasi.

Pihaknya merekomendasikan perluasan lokasi endapan,agar tidak ada limpahan air limbah saat panen ke laut yang dikhawatirkan terjadi pencemaran.

“Kita sudah berikan rekomendasi untuk dipatuhi, kami juga akan tetap turun saat panen berikutnya untuk memastikan tidak lagi limpahan ke laut,” ucapnya.

Dayat memastikan, persoalan lingkungan khususnya limbah tambak udang berpotensi merusak ekosistem laut,sehingga dilakukan pemantauan agar tidak menimbulkan permasalahan.

Permasalahannya kata dia, pemerintah daerah tidak bisa langsung menegur pengusaha tambak, karena kewenangan pengawasan tambak udang berada di tingkat provinsi.

Kendati demikian, pemerintah daerah tetap melakukan pemantauan secara khusus, karena dampaknya terhadap masyarakat.

Selain masalah IPAL, pihaknya juga meminta kepada seluruh pelaku usaha tambak udang untuk memiliki izin agar tidak menimbulkan permasalahan.

Penyelesaian terhadap rekomendasi usaha tambak tetap dipantau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Tujuannya pengusaha mengikuti rekomendasi dikeluarkan pemerintah daerah. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN
















VIDEO