Sumbawa Besar (Suara NTB) – Bupati Kabupaten Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah, menginstruksikan, Dinas terkait untuk segera menyalurkan bantuan kepada korban yang terdampak kebakaran di Desa Lito, Kecamatan Moyo Hulu, Senin, 9 September 2024.
“Saya sudah instruksikan dinas terkait agar segera memberi bantuan dengan cepat dan tepat untuk memulihkan kondisi korban,” kata Haji Mo, saat meninjau secara langsung kondisi korban sekaligus menyerahkan bantuan.
Haji Mo mengatakan, semua orang tidak ingin tertimpa musibah. Tapi bila takdir sudah dituliskan, maka migitasi dengan pola apapun tidak akan mampu dihalau bencana yang terjadi.
“Kita hanya bisa berserah pada Illahi. Insyaa Allah semua ada hikmahnya, saya juga sangat bersyukur tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut,” ucapnya
Diberitakan sebelumnya, dua unit rumah panggung yang berada di Dusun Lito A, Desa Lito, Kecamatan Moyo Hulu ludes terbakar serta tiga unit lainnya terdampak, Minggu, 8 September 2024 sekitar pukul 10. 27 wita dengan kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.
“Berdasarkan hasil pengecekan diduga kebakaran itu akibat tabung gas Elpiji yang meledak di salah satu rumah, beruntung tidak ada korban jiwa saat kejadian,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) H. Sahabuddin, kepada wartawan, kemarin
Peristiwa kebakaran mengakibatkan dua unit rumah permanen ludes (100 persen) termasuk barang yang ada di dalamnya. Sementara tiga unit rumah terdampak milik M. Zain mengalami kerusakan hingga 50 persen termasuk rumah Amiruddin dan Surya.
“Dua rumah yang ludes terbakar tersebut milik Andriani dan Syamsul Bahri termasuk barang berharga lainnya. Api baru bisa dipadamkan sekitar dua jam setelah dua unit mobil fire truck dan satu unit fire jeep diterjunkan ke lokasi,” sebutnya.
Berdasarkan hasil klarifikasi, kejadian tersebut berawal dari salah satu rumah yang saat itu pemilik rumah tidak berada tempat karena ada kegiatan kondangan. Sementara untuk penyebab kebakaran masih dilakukan investigasi lebih lanjut pihak kepolisian meski indikasi awal akibat ledakan gas Elpiji.
“Kita belum ketahui secara pasti, namun kebakaran itu terjadi karena tabung gas Elpiji yang meledak karena ditinggal pemilik rumah ke kondangan,” tukasnya. (ils)


