Taliwang (Suara NTB) – Jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 lingkup pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang dinyatakan lolos administrasi mengalami perubahan. Pasca dilakukan tahap sanggah, terdapat 219 pelamar dinyatakan memenuhi syarat sehingga yang lolos syarat administrasi menjadi 3.287 orang dari sebelumnya 3.068 pelamar.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB, Mulyadi menyebutkan, saat tahapan sanggah hampir seluruh pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat mengajukan sanggahan. Akan tetapi setelah dilakukan koreksi hanya 219 pelamar yang ditetapkan memenuhi syarat. “Jumlah yang mengajukan sanggahan hampir sebanyak yang dinyatakan TMS,” ungkapnya, Kamis, 3 Oktober 2024.
Mereka yang tidak lolos sanggahan, rata-rata karena ketidaksesuaian disiplin pendidikan dengan formasi yang dilamar. Menurut Mulyadi, syarat tersebut tentunya sangat sulit untuk diperbaiki oleh pelamar. “Kalau yang dinyatakan memenuhi syarat karena ada kesalahan berkas yang diunggah atau diajukan. Jadi pelamar tinggal menggantinya dan kemudian kita tetapkan bersangkutan memenuhi syarat administrasi,” katanya.
Pasca pengumuman administrasi, saat ini para pelamar yang dinyatakan lolos tinggal menunggu jadwal kegiatan seleksi kompetensi dasar (SKD). Untuk tahapan seleksi tes tulis menggunakan sistem Computer Assited Test (CAT) itu, BKPSDM KSB menunggu keputusan Badan Kepegawoian Negara (BKN).
Mulyadi mengatakan, penjadwalan saat ini tengah dilakukan oleh BKN dan hasilnya nanti baru akan diserahkan ke masing-masing instansi yang membuka penerimaan CPNS. “Nantinya, hasil penjadwalan tersebut akan diumumkan kepada semua peserta di masing-masing instansi yang membuka CPNS 2024,” paparnya.
Sesuai jadwal, pengumuman daftar peserta, waktu, dan tempat SKD CPNS akan dilakukan mulai tanggal 9 hingga 15 Oktober 2024. Sementara pelaksanaan SKD CPNS akan dimulai terhitung 16 Oktober sampai 14 November 2024 atau sekitar sebulan lamanya.
Dikatakan Mulyadi, jadwal pelaksanaan SKD oleh tiap instansi nantinya akan digelar dalam kurun waktu yang telah ditentukan tersebut (16 Oktober-15 November). Dan ia memperkirakan, pelaksanaan SKD CPNS khusus di KSB akan dilaksanakan pada bulan November mendatang. “Kemungkinan kita jadwalkan di bulan November. Yang jelas tidak keluar dari jadwal yang sudah ditentukan oleh BKN itu,” tukasnya.
Pada bagian lain, tahapan seleksi penerimaan Aparatur Negeri Sipil (ASN) jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 saat ini juga sudah dimulai. Di KSB jumlah formasi penerimaan pegawai kontrak itu mencapai 2.647. Rinciannya 45 formasi guru, 60 formasi tenaga kesehatan dan 2.542 formasi tenaga teknis.
Banyaknya formasi PPPK yang dibuka tahun ini, diharapkan Mulyadi dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para tenaga honorer lingkup Pemda KSB. Mengingat penerimaan PPPK sekarang masih tetap memprioritaskan menyerap tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi bertahun-tahun lamanya.
“Kalau kita maunya semua honorer yang isi formasi itu tanpa harus tes. Tapi kan aturannya tidak bisa. Jadi harapan kita para honorer kalau sudah mendaftar segera menyiapkan diri untuk menghadapi tahapan tesnya,” imbau Mulyadi yang juga Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) KSB ini. (bug)



