Mataram (Suara NTB) – Fakultas Kedokteran (FK) Unizar menggelar acara Personal Professional Development II (PPD II) dengan tema “Mendaki Rinjani: Menjadi Dokter Muda FK UNIZAR yang Profesional, Berintegritas dengan Jiwa Humanis”. Kegiatan yang digelar di Aula Abdurrahim Unizar pada Kamis, 24 Oktober 2024 dan Jumat, 25 Oktober 2024, diikuti oleh 16 mahasiswa Profesi Dokter FK Unizar yang akan segera memulai tugas koas di berbagai rumah sakit.
Acara PPD II bertujuan untuk mempersiapkan para mahasiswa memasuki fase profesi sebagai dokter muda dengan pembekalan dari berbagai narasumber ahli di bidangnya. Ketua Panitia sekaligus narasumber, dr. Ida Ayu Made Mahayani, M.Biomed., dalam sambutannya menegaskan bahwa PPD II merupakan kelanjutan dari tahap akademik menuju profesi.
“Kegiatan ini berlangsung selama dua hari sebagai pembekalan mahasiswa sebelum mereka memulai tahap pendidikan profesi. Pada 28 Oktober 2024, mereka akan diserahkan ke Rumah Sakit Pendidikan Utama di RSU Bangli Bali untuk mengikuti peradik selama satu minggu, sebelum memulai rotasi kepaniteraan klinik pada 11 November 2024,” ujarnya.
Ida Ayu menjelaskan bahwa PPD II dirancang untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan peran baru mereka dalam profesi kedokteran. Tahap ini menuntut penguasaan keterampilan klinis, sikap, dan pengetahuan yang lebih mendalam dibandingkan dengan pendidikan akademik sebelumnya. Oleh karena itu, pembekalan menyeluruh mengenai materi, metode pembelajaran, dan sikap yang diperlukan sangat penting.
Dalam pelatihan ini, para mahasiswa menerima materi penting yang akan membantu mereka dalam menapaki tahap koas. Materi yang diberikan meliputi: Peraturan Akademik Kepaniteraan Klinik dan Panduan Praktis Kepaniteraan Klinik Bagian oleh dr. Ida Ayu Made Mahayani, M.Biomed. Metode Pembelajaran dan Penilaian Kepaniteraan Klinik oleh dr. Ronanarasafa, MHPE, FFRI. Transisi Mahasiswa FK Tahap Sarjana Menuju Profesi oleh dr. Yolly Dahlia, Sp.KJ. Profesionalisme Mahasiswa Kedokteran dan Attitude Personal Behaviour Calon Dokter Muda oleh Irwan Syuhada, S.Si., M.Si.
PPD II ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan I Unizar, dr. Rohmania Setiarini, Sp.N., M.Sc., yang dalam pesannya menekankan pentingnya kebersamaan dalam perjalanan pendidikan profesi. “Masuknya bersama, lulusnya juga harus bersama. Pendidikan di profesi akan sangat berbeda dengan akademik. Kalian akan bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari dokter hingga perawat. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung dari pasien,” ujar Rohmania dalam sambutannya yang juga secara resmi membuka acara.
Pesan Rohmania tersebut sejalan dengan visi FK Unizar untuk melahirkan dokter-dokter yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga memiliki integritas dan jiwa kemanusiaan yang tinggi. Koas, menurutnya, adalah masa yang sangat krusial untuk mempersiapkan diri sebelum lulus sebagai dokter penuh. Ia juga mengingatkan bahwa selama masa koas, para mahasiswa harus mempersiapkan diri menghadapi try out AIPKI dan UKMPPD sebagai bagian dari proses kelulusan.
Selain itu, acara ini turut dihadiri oleh pejabat struktural FK Unizar lainnya, seperti Plt. Wakil Dekan II Irwan Syuhada, S.Psi., M.Si., Ketua Program Studi Pendidikan Dokter dr. Nisia Putri Rinayu, M.Kes., Plt. Ketua Program Studi Profesi Dokter dr. Ida Ayu Mahayani, M.Biomed., serta Manajer Program Unggulan FK Unizar, drg. Abdillah Adipatria Budi Azhar, M.Biomed dan pejabat strukrural Fakultas Kedokteran Unizar. (ron)



