Mataram (Suara NTB) – Setelah menuntaskan rekapitulasi suara Pilkada serentak 2024 untuk tingkat Kabupaten/Kota pada Minggu, 1 Desember 2024. KPU Kota Mataram langsung menyerahkan hasil rekapitulasi suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur kepada KPU Provinsi NTB.
Anggota KPU Kota Mataram, Sulfiani Ariyanti yang dikonfirmasi terkait hal tersebut menyampaikan bahwa penyerahan dokumen hasil rekapitulasi suara pilkada ke KPU Provinsi NTB tersebut akan menjadi bahan untuk rekapitulasi suara tingkat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.
“Rekapitulasi suara untuk pemilihan walikota dan walikota, serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur di kota Mataram sudah selesai. Maka kami berkewajiban untuk menyampaikan hasil rekapitulasi tersebut ke KPU Provinsi untuk bahan rekapitulasi tingkat Provinsi,” ujar Sulfiani Ariyanti pada Selasa, 3 Desember 2024.
Rekapitulasi suara tingkat KPU Kota Mataram tersebut dilakukan setelah rekapitulasi berjenjang ditingkat kecamatan tuntas dilaksanakan. Dalam rekapitulasi yeee KPU menetapkan hasil perolehan suara masing-masing Paslon.
“Setelah penetapan perolehan hasil pilkada dalam rapat pleno kemarin. Paslon diberikan kesempatan untuk menyampaikan gugatan sangketa PHPU ke MK paling lama tiga hari setelah penetapan rekapitulasi,” jelasnya koordinator divisi teknis tersebut.
Adapun hasil rekapitulasi tingkat KPU Kota Mataram untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Pasangan nomor urut 1 Sitti Rohmi Djalilah-HW Musyafirin (Rohmi-Firin), memperoleh 48.257 suara. Pasangan nomor urut 2, Zulkieflimansyah-Suhaili FT (Zul-Uhel) meraih 59.946 suara, serta pasangan nomor urut 3 Lalu Muhammad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) mendapatkan 87.592 suara.
Sementara itu anggota KPU Provinsi NTB yang juga koordinator divisi tekhnis, Zuriati menyampaikan bahwa pihaknya memantailu proses rekapitulasi di tingkat KPU Kabupaten/Kota secara keseluruhan berjalan dengan lancar dan aman. Bahkan beberapa daerah sudah selesai rekapitulasinya.
“Alhamdulillah, per hari ini semua sudah selesai di tingkat kecamatan. Kemudian ada yang sudah selesai di tingkat kabupaten/kota ada tiga. Kota Mataram, Dompu, dan KLU, dan kami sudah menerima hasil rekapitulasi untuk Pilgub dari KPU Kota Mataram,” ujar Zuriati.
Dengan lancarnya proses rekapitulasi tingkat Kabupaten/Kota tersebut, Zuriati mengaku optimis bahwa rekapitulasi suara ditingkat Provinsi juga akan berjalan dengan aman dan lancar. “Karena memang rekapitulasi perolehan suara pilkada berbeda dengan pileg dan pilpres yang memiliki banyak peserta,” pungkasnya. (ndi).



