Mataram (Suara NTB) – Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi mahasiswa yang aktif, cerdas, visioner, dan melek invesitasi. Hal ini diwujudkan melalui diskusi kolaboratif bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) NTB yang berlangsung di Ruang Rapat GA8 Unizar pada Rabu, 11 Juni 2025.
Diskusi tersebut menghadirkan Kepala Biro Humas, Kerja Sama, dan Alumni (HKA) Unizar: I Putu Septian Adi Prayuda, S.Si., M.SM., serta para ketua dan wakil ketua dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM), dan Forum Mahasiswa Bidik Prestasi (Formadiksi). Dari pihak BEI NTB, hadir sebagai narasumber Aysa Rahmah dan Judandi Rizky Pratomo yang memaparkan program kolaborasi BEI dengan organisasi mahasiswa tahun 2025.
“Kami memiliki dua tipe kolaborasi dengan ormawa. Yang pertama adalah kegiatan internal komunitas atau organisasi. Yang kedua adalah kegiatan dengan tema edukasi pengenalan investasi. Selain itu, ada juga reward apresiasi kerja sama yang besarannya tergantung dari jumlah realisasi open account,” ujar Aysa Rahmah.
Kolaborasi ini membuka jalan bagi sinergi yang tidak hanya memperluas literasi pasar modal di kalangan mahasiswa, tetapi juga mendukung pengembangan kapasitas organisasi kemahasiswaan melalui pelatihan internal, kegiatan edukatif bertema investasi, hingga potensi dukungan logistik dan finansial dari pihak BEI NTB.
Program kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan dampak nyata, di mana organisasi mahasiswa bisa menjadi penggerak utama dalam menyebarluaskan pemahaman tentang investasi dan pasar modal di lingkungan kampus. Mahasiswa tidak hanya diajak menjadi peserta, tetapi juga fasilitator kegiatan-kegiatan literasi keuangan.
Kepala Biro HKA UNIZAR, I Putu Septian Adi Prayuda, S.Si., M.SM., menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan harapan agar para pengurus Ormawa segera menindaklanjuti dengan menyusun rencana kegiatan kolaboratif.
“Saya berharap rekan-rekan mahasiswa segera menangkap peluang baik ini dalam rangka menunjang keberlangsungan kegiatan di organisasi masing-masing. Ini merupakan kerja sama yang saling menguntungkan. Di satu sisi, pihak BEI NTB bisa mendukung pendanaan kegiatan mahasiswa, di sisi lain pihak mahasiswa bisa menjadi agen yang mendukung program BEI NTB,” ujar Adi Prayuda.
Dengan dukungan dari BEI NTB, Unizar optimis bisa mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan finansial untuk menghadapi tantangan masa depan. (ron)



