spot_img
Minggu, Februari 22, 2026
spot_img
BerandaHEADLINETiba di Lombok, Jemaah Haji Asal Mataram Meninggal Dunia

Tiba di Lombok, Jemaah Haji Asal Mataram Meninggal Dunia

Mataram (Suara NTB) – Seorang jemaah haji kelompok terbang (kloter) 3 asal Kota Mataram, Siti Fatimah (58) dilaporkan meninggal dunia setiba di Lombok akibat tekanan darah tinggi atau hypertensi.

Pelaksana Harian Kepala Balai Karantina Kesehatan Mataram, Suparlan mengatakan sesampainta di Bandara Interational Lombok, Siti sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mandalika, namun tidak bisa tertolong sehingga menghembuskan nafas terakhir di RS tersebut.

“Bukan di bandara tapi setelah turun di pesawat kita rujuk ke RS Mandalika, dan meninggal di rumah sakit,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 14 Juni 2025.

Disampaikan, sesaat menerima informasi salah seorang jemaah kloter 3 yang mengalami sesak nafas saat berada dalam pesawat, petugas langsung melakukan evaluasi dengan melakukan pemeriksaan dan observasi. Berdasarkan pemeriksaan dalam pesawat, didapatkan bahwa jemaah mengalami hypertensi tinggi.

“Dari hasil tersebut kami dapatkan hasil emergensi hypertensi tinggi, lalu kita rujuk ke RS terdekat di RS Mandalika. Di sana dilakukan pertolongan pertama, lalu jamaah meninggal di RS tersebut,” sambungnya.

Hingga kini, menurut Kepala Sub Bagian Humas, Karya Gunawan, hingga saat ini tercatat 16 jemaah haji asal NTB meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

“Terdapat 15 jemaah wafat yang tercatat di Sistem Siskohat, dan ditambah satu orang yang baru saja meninggal kemarin,” ungkapnya.

Di antaranya, jemaah kloter 1 asal Lombok Barat, Sahrim Sulaiman (83) laki-laki meninggal di Makkah pada Jumat, 23 Mei 2025 karena penyakit sepsis dan syok septik, jemaah kloter 2 asal Lombok Tengah, Mustajab Amaq Indi (63) laki-laki meninggal pada Minggu, 8 Juni 2025.

Tiga jemaah kloter 3 asal Mataram, Sugianto Yoso Pawiro (69) laki-laki meninggal di Makkah pada Rabu, 21 Mei 2025 karena penyakit stroke iskemik atau stroke infark, dan Marhanah Muhamad (82) perempuan meninggal dunia pada Jumat, 16 Mei 2025 di Makkah karena penyakit serangan jantung, dan Siti Fatimah (58) meninggal dunia di Lombok karena tekanan darah tinggi.

Jemaah kloter 4 asal Lombok Timur, Padilah Sulaeman (54) laki-laki meninggal dunia di Madinah pada Sabtu, 10 Mei 2025 karena terserang syok hipovolemik. Dua Jemaah kloter 5 asal Kabupaten Bima, Siti Mariam Idrus (61) perempuan meninggal Selasa, 27 Mei 2025, dan Idris Sahrir Mukmin (68) laki-laki meninggal Sabtu, 6 Juni 2025.

Selanjutnya, dua jemaah kloter 6, Ramli Safii (68) asal Lombok Tengah meninggal Selasa, 10 Juni 2025, dan Masitah Zainudin (63) perempuan yang juga berasal dari Lombok Tengah meninggal pada Jumat, 6 Juni 2025.

Jemaah kloter 7 asal Lombok Timur, Nap Bin Amin (71) laki-laki meninggal pada Selasa, 3 Juni 2025. Terakhir, kloter 8 asal Sumbawa, Siti Nurmah Muhamad Nurdin (68) perempuan meninggal pada Kamis, 29 Mei 2025. (era)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO