Tanjung (Suara NTB) – Manajemen RSUD Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar pelatihan in house training High Voltation dalam rangka meningkatkan kualitas layanan prima kepada pasien. Pelatihan ini menyasar para staf rumah sakit dari berbagai unit pelayanan.
Pelatihan tersebut digelar melalui Bidang Pengembangan SDM dan Kehumasan RSUD KLU, di Aula Segara Anak 1, Gedung RSUD KLU, Rabu, 2 Juli 2025. Peserta yang dilibatkan dalam pelatihan sebanyak 100 melibatkan perawat, bidan, staf administrasi hingga staf pada ruang pelayanan pasien.
Direktur RSUD KLU, drg. Nova Budhiharjo, M.Kes., di sela-sela pelatihan menegaskan, sudah menjadi komitmen manajemen rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan prima kepada pasien dan keluarganya. Melalui momentum ini, manajemen berupaya untuk memberikan tambahan wawasan, motivasi dan strategi dalam memberikan serta meningkatkan pelayanan rumah sakit menjadi lebih baik ke depannya.
“In-house training service excellent yang kita selenggarakan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien. Pelatihan ini melibatkan seluruh karyawan rumah sakit, termasuk tenaga medis, untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dalam memberikan pelayanan prima, yang berorientasi pada kepuasan pasien dan keluarganya,” ujar Nova.
Ia menjelaskan, implementasi pelayanan prima rumah sakit mencerminkan standar interaksi pelayanan publik khususnya sektor kesehatan. Penerapan pelayanan prima di rumah sakit berarti memberikan layanan yang melebihi harapan pasien, berfokus pada pemenuhan kebutuhan mereka dengan cepat, tepat, ramah, dan nyaman. Ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penampilan petugas, komunikasi efektif, hingga penyelesaian masalah yang responsif.
“Tujuannya adalah menciptakan kepuasan pasien dan membangun citra positif rumah sakit,” imbuhnya.
Direktur RSUD mengingatkan, terdapat elemen kunci yang penting diperhatikan oleh seluruh staf dalam implementasi pelayanan prima kesehatan. Misalnya, pelayanan berfokus pada pasien dengan memahami dan memenuhi kebutuhan pasien dengan baik. Selain itu, staf pelayanan senantiasa memperlihatkan standar profesionalisme dalam pelayanan publik dengan menunjukkan keramahan, kesopanan, empati serta gestur yang menunjukkan toleransi kepada pasien.
Ia juga menekankan, agar para Staf menyampaikan informasi dengan jelas dan mudah dipahami oleh pasien dan keluarga. Di saat bersamaan, manajemen juga memberikan pelayanan dengan cepat, tepat waktu dan meminimalisir waktu tunggu pasien.
“Kualitas pelayanan harus memastikan bahwa setiap aspek pelayanan, mulai dari fasilitas hingga kompetensi petugas, memenuhi standar yang tinggi. Kami juga akan terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam proses pelayanan dengan mengevaluasi, survei berkala, serta identifikasi area yang perlu ditingkatkan,” jelasnya.
Untuk diketahui, pada pelatihan dalam ruangan ini, manajemen menghadirkan narasumber, yakni Rinjana Kurniawan, S.Sos.,CCR. Sehingga pada kesempatan itu, Nova meminta seluruh peserta untuk mengikat pelatihan dengan serius. “Karena kita ada untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tutup Direktur. (ari)


