spot_img
Minggu, Februari 1, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATRusak Akibat Bencana, Pemkab Pastikan Penanganan Rumah Warga dan Beronjong di Gerimax

Rusak Akibat Bencana, Pemkab Pastikan Penanganan Rumah Warga dan Beronjong di Gerimax

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Lalu Ahmad Zaini memastikan penanganan dampak bencana yang terjadi Minggu, 7 Juli 2025 seperti kerusakan rumah dan berjonjong di Dusun Karang Anyar Desa Gerimax Indah Kecamatan Narmada. Penanganannya nanti bisa diupayakan melalui skema pemerintah pusat atau pemerintah daerah  berdasarkan kewenangan.

Langkah penanganan darurat sudah dilakukan Pemkab Lobar dengan turun ke lokasi. Bahkan ia turun langsung ke lokasi terdampak parah di Karang Bongkot Kecamatan Labuapi. Selanjutnya OPD turun menyerahkan bantuan, dimana wilayah terdampak sudah diberikan bantuan logistik. Penanganan pun dilakukan secara bersama-sama oleh masing-masing OPD.

OPD juga sudah turun melakukan pendataan di lapangan. Dari hasil pendataan itu nanti dilakukan penanganan. Selain penanganan sementara, Pihaknya juga menangani secara jangka panjang. “Pasti, karena ini bencana, yang sifatnya besar parti kami usulkan ke pusat,”tegasnya.

Lebih lanjut, soal beberapa wilayah langganan banjir seperti di Labuapi, salah satu pemicunya diduga banyaknya perumahan. Dalam hal ini, pihaknya pasti melakukan upaya evaluasi.

Pihaknya tidak mempersulit izin namun memastikan dan memenuhi syarat-syarat teknis dari izin tersebut. “Itulah yang kami lakukan,”imbuhnya.

Sementara, lima rumah di Dusun Lendang Re Desa Gerimax Indah rusak terdampak bencana longsor pada Minggu, 6 Juli 2025. Sejumlah warga pun masih mengungsi lantaran tidak berani menempati rumahnya yang rusak. Warga berharap penanganan segera dari pemerintah.

Kadus Karang Anyar Sapoan menyampaikan, panjang longsor diperkirakan mencapai 50 meter dengan kedalaman hampir 6-7 meter. Penanganan dari Pemda dalam hal ini OPD baik Provinsi maupun Kabupaten belum ada, sementara ini Pemdes setempat sudah turun melakukan penanganan dengan memberikan bantuan ke warga.

Ia pun mendesak agar pemerintah baik itu kabupaten,  provinsi hingga pusat segera menangani rumah warga yang rusak dan beronjong atau talud sungai.  Sebab bagaimana pun banyak rumah warga yang ada di sepanjang sungai itu rawan longsor. Bahkan Longsor terjadi dua kali, yakni tahun 2024 dan tahun ini.  “Yang perlu penanganan rumah warga dan beronjong,”tegasnya. (her)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO