PENANGANAN terhadap warga yang terdampak banjir di Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, telah dilakukan secara cepat dan terkoordinasi oleh sejumlah instansi terkait.
Pemerintah Kota Mataram bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, TNI-Polri, serta relawan telah mengevakuasi warga dan menyalurkan bantuan logistik ke lokasi terdampak.
Banjir terjadi pada Minggu, 6 Juli 2025 akibat tingginya curah hujan yang berlangsung dari siang hingga malam hari, dan sempat merendam puluhan rumah warga di enam lingkungan. Namun, seluruh warga yang terdampak kini telah mendapatkan tempat pengungsian sementara, makanan siap saji, serta pelayanan kesehatan.
Lurah Bertais, Hapizudin, menyampaikan bahwa semua warga terdampak telah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah. “Alhamdulillah semuanya sudah diintervensi dan dibantu oleh lintas sektoral di OPD,” ujarnya, Kamis, 10 Juli 2025.
Hapizudin merinci, enam lingkungan yang terdampak banjir yakni Lingkungan Bertais Daye, Bertais Selatan, Gontoran Barat, Karang Rundun, Pengempel Indah, dan Butun Indah. Dari wilayah tersebut, sekitar 137 jiwa dilaporkan terdampak.
Selain evakuasi dan distribusi bantuan, pihak kelurahan bersama petugas kebersihan juga melakukan gotong royong membersihkan lumpur dan menyemprot rumah warga. Dinas Sosial turut mendirikan dapur umum guna memastikan pasokan makanan tetap tersedia.
“Secara umum, kegiatan ini sesuai arahan Bapak Wali Kota Mataram dan dilaksanakan secara kolektif di bawah koordinasi Ibu Camat,” tambahnya.
Pihak kelurahan terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan warga dapat segera pulih dari dampak bencana dan kembali menjalani aktivitas secara normal.
Hapizudin juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. BPBD Kota Mataram telah mengaktifkan posko siaga bencana sebagai langkah antisipasi jika terjadi banjir susulan. (pan)



