spot_img
Jumat, Februari 27, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMDrainase Tidak Tertata Baik

Drainase Tidak Tertata Baik

HUJAN deras yang mengguyur wilayah Kota Mataram pada akhir pekan lalu menyebabkan banjir di beberapa titik, termasuk di wilayah Kelurahan Tanjung Karang Permai. Tiga lingkungan terdampak, yakni Lingkungan Sejahtera, Asahan, dan Bagek Kembar dilaporkan terdampak cukup parah akibat meluapnya air di saluran drainase yang tersumbat.

Lurah Tanjung Karang Permai, Nani Nurkomala mengatakan bahwa banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan dan buruknya sistem drainase di sejumlah kawasan padat penduduk. ‘’Genangan air tidak hanya dari luapan air Sungai Ancar, genangan ini juga terjadi akibat saluran drainase tidak tertata dengan baik,” ujarnya saat dikonfirmasi pada, Senin, 14 Juli 2025.

Ia menegaskan, pentingnya penataan sistem drainase lingkungan sebagai langkah antisipatif terhadap ancaman banjir dan kerusakan infrastruktur.  Penataan ini bagian dari upaya mengantisipasi banjir susulan saat terjadi hujan. “Setelah kita cek ternyata ada sebagian warga yang memang mengalihkan derinasanya, bahkan sampai menutup,” ungkapnya.

Terkait dengan penanganan banjir di tiga lingkungan tersebut, pemerintah kelurahan langsung bergerak cepat dengan menurunkan tim untuk membantu evakuasi ringan. Melakukan pemantauan langsung ke lokasi terdampak, serta menyalurkan bantuan darurat berupa makanan cepat saji dan alat kebersihan kepada warga terdampak.

Selain itu lanjutnya, langkah pascabanjir juga telah dilakukan, termasuk pembersihan rumah warga dengan bergotong royong dan melakukan pengurasan air untuk lingkungan yang memiliki dataran rendah, seperti di Lingkungan Bagek Kembar, RT. 05. Kelurahan juga menggelar rapat koordinasi dengan RT/RW dan tokoh masyarakat untuk membahas solusi jangka panjang. “Di wilayah Bagek Kembar airnya paling lama surut sampai disedot. Disedot pun tetap masih tergenang.’’

Nani menambahkan, pascabanjir kesempatan untuk berbenah terkait dengan normalisasi drainase. Tidak hanya itu, dari kejadian ini juga pelajaran bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan drainase dan menjaga kebersihan, dengan tidak membuang sampah di saluran air. Terutama di lingkungan perumahan masing-masing. Hal demikian dilakukan, guna meminimalisir genangan air ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi.

Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah dan warga, diharapkan wilayah Tanjung Karang Permai dapat menjadi lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tangguh dalam menghadapi bencana, khususnya banjir.

“Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap kondisi lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan, terutama ke selokan atau saluran air, karena itu menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya drainase,” pungkasnya (pan)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO