spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWAMendikdasmen Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Peserta Didik

Mendikdasmen Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Peserta Didik

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Ptof. Dr. Abdul Mu’ti membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah yang berada di Sumbawa, Senin, 14 Juli 2025.

Pantauan Suara NTB di lokasi, Mendikdasmen bertindak sebagai pembina upacara di SDN 16 Sumbawa yang dilanjutkan membuka kegiatan MPLS di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) yang dilanjutkan dengan senam bersama. Setelah dari kedua Sekolah tersebut, Mendikdasmen turut membuka kegiatan MPLS di SMPN 1 Sumbawa.

“Pada tahun ini kita sudah memulai sistem penerimaan yang baru (SPMB) dengan harapan bisa memberikan pelayanan pendidikan yang inklusif dan  berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” kata Abdul Mu’ti kepada wartawan, Senin, 14 Juli 2025.

Ia melanjutkan, di tahun 2025 pemerintah telah meluncurkan beberapa kebijakan yang diharapkan bisa memperbaiki kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua. Tentu dengan tidak membedakan kondisi ekonomi, status, dan intelektual para siswa.

“MPLS tahun ini kita beri nama MPLS Ramah sebagai komitmen kami dalam meletakkan dasar-dasar pendidikan dan semangat mendidik dengan memuliakan dan menghormati para murid,” ucapnya.

Semangat Ramah merupakan salah satu langkah untuk saling menghormati antara satu dengan yang lain dan saling menerima keadaan apapun kondisi ekonomi mereka. Semangat ini sebagai bentuk ikhtiar supaya semangat pendidikan bisa merasa nyaman di seluruh lingkungan pendidikan.

“Kita berusaha menjadikan Sekolah ini sebagai rumah dan tempat tidak hanya menuntut ilmu tetapi sebagai tempat membangun karakter dengan semangat saling menghormati dan saling memuliakan,” ucapnya.

Pemerintah juga menyiapkan beberapa kebijakan yang berkaitan dengan penguatan pendidikan karakter. Salah satu program tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yang dimulai dengan kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidak tidur cepat.

“Program tersebut merupakan salah satu usaha pemerintah agar anak-anak sejak dini memiliki kebiasaan-kebiasaan yang baik untuk menciptakan generasi emas di tahun 2045,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dalam penguatan pendidikan karakter, maka diharapkan kepada semua guru memiliki tugas bimbingan konseling (BK) walaupun mereka bukan guru BK. Setiap anak harus didampingi oleh guru agar mereka memiliki semangat yang tinggi dalam menuntut ilmu.

“Fungsi guru wali tidak hanya berkaitan dengan membangun disiplin, tetapi juga bagaimana membangun komunikasi yang sebaik-baiknya antara Sekolah dengan orang tua. Sehingga tidak ada anak yang tidak mendapatkan perhatian dari guru walinya,” sebutnya.

Pemerintah juga akan menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning). Upaya itu dilakukan agar anak-anak bisa belajar lebih serius, belajar dengan semangat tinggi dan mendorong kreativitas serta kolaborasi merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah menumbuhkan semangat supaya belajar lebih baik.

“Mulai tahun ini secara bertahap kita akan menerapkan pembelajaran coding dan artificial Intelligence (AI) sehingga anak-anak kita sejak usia dini menguasai teknologi dan menggunakannya dengan penuh tanggung jawab,” ucapnya.

Tujuan akhir dari seluruh program tersebut yakni bisa meningkatkan kualitas pendidikan, memberikan pelayanan pendidikan bermutu untuk semua. Karena para peserta didik tahun ini (2025) merupakan penentu wajah Indonesia di tahun 2045 mendatang.

“Amanat yang sangat mulia ini mari kita tunaikan sepenuh hati agar mereka (peserta didik) menjadi generasi Indonesia yang hebat dan kuat dalam mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045,” tutupnya. (ils)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO