spot_img
Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
BerandaEKONOMIBULOG NTB Gandeng Kantor Pos Perluas Distribusi Beras SPHP

BULOG NTB Gandeng Kantor Pos Perluas Distribusi Beras SPHP

Mataram (Suara NTB) – Perum BULOG Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menjalin kerja sama strategis dengan PT Pos Indonesia dalam upaya memperluas distribusi dan penjualan Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kepada masyarakat. Kolaborasi ini merupakan bagian dari program pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menstabilkan harga beras di pasaran.

Launching Gerakan Pangan Murah yang menandai dimulainya kerja sama ini dilakukan secara nasional pada Jumat, 18 Juli 2025, oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Di NTB, peluncuran dilaksanakan di Kantor Pos Mataram oleh Wakil Pimpinan Wilayah BULOG NTB, Musazdin Said, dan Kepala Kantor Pos Mataram, Randi Rohmansyah.

Musazdin Said menyatakan, Beras SPHP merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga kestabilan harga dan pasokan pangan pokok. “Beras SPHP ini kita salurkan sebagai bagian dari program stabilisasi pangan dan harga pokok. Dengan harga jual Rp12.500 per kilogram, masyarakat mendapatkan alternatif yang lebih terjangkau dibanding harga pasaran yang saat ini mencapai Rp13.500,” ungkapnya.

Untuk memperluas jangkauan, BULOG NTB menggandeng sejumlah BUMN, termasuk PT Pos Indonesia, ID Food, Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), dan koperasi TNI. BULOG juga membuka gerai penjualan langsung di gudang-gudang miliknya, yang kini difungsikan sebagai outlet distribusi. Total terdapat 16 titik gudang yang dijadikan outlet resmi di NTB.

Sebelumnya, distribusi Beras SPHP hanya terbatas pada kios pangan dan pasar tradisional. Namun, pemerintah menilai cakupannya masih belum optimal. Dengan keterlibatan outlet milik BUMN seperti Kantor Pos, distribusi kini diperluas agar lebih merata dan mudah diakses masyarakat.

Kepala Kantor Pos Mataram, Randi Rohmansyah, menyatakan kesiapan mendukung penuh program ini. “Di NTB, kami memiliki 80 outlet yang siap menjadi titik penjualan Beras SPHP. Di Pulau Lombok saja, terdapat 30 outlet aktif. Hari ini penjualan dimulai serentak secara nasional,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Kantor Pos akan menerima pasokan beras dari BULOG dan langsung menjualnya kepada masyarakat. Setiap warga dapat membeli maksimal 2 kilogram per hari dengan menunjukkan KTP. “Program ini terbuka untuk semua, siapa pun bisa datang ke Kantor Pos dan membeli,” tambah Randi.

Dengan total lebih dari 3.800 outlet PT Pos Indonesia di seluruh Indonesia, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional. (bul)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO