spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATAudiensi dengan Menaker RI. Bupati KSB Minta Dukungan Revitalisasi BLK

Audiensi dengan Menaker RI. Bupati KSB Minta Dukungan Revitalisasi BLK

Taliwang (Suara NTB) – Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah didampingi oleh anggota DPRD KSB, Norvi Aperiansyani dan Kepala Dinas Disnakertrans KSB, Slamet Riadi melakukan audiensi ke Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (Kemnaker) RI di Jakarta pada, Kamis 17 Juli 2025.

Pada kunjungan perdannya itu, Bupati Amar bersama tim diterima langsung oleh Menteri Naker, Yassierli di ruang kerjanya. Di mana pada audiensi tersebut bupati menyampaikan berbagai kebijakan daerah yang berkaitan dengan ketenagakerjaan, yang mana salah satunya terkair rencana revitalisasi Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK).

“Salah satu program prioritas kami yang akan dilaksanakan mulai tahun 2025 ini adalah revitalisasi pembangunan BLK Sumbawa Barat,” kata Bupati dalam pemaparannya dihadapan Menaker Yassierli.

Rencana revitalisasi BLK tersebut menurut Bupati, akan diinisiasi dalam bentuk kerjas ama tiga pihak. Selain melibatkan Kemnaker dan Pemda KSB dunia usaha dalam hal ini PT AMMAN yang beroperasi di KSB akan turut diajak serta. “Jadi konsep kami pembangunan BLK itu bertahap,” katanya.

Meski secara bertahap, Bupati memberi jaminan kepada Menaker, jika BLK itu natinya tetap dapat dioperasikan. Dimana sesuai rencana, fokus penyelenggaraan BLK pada program pelatihan unggulan untuk skala regional Indonesia timur.

Selain memperentasikan terkait rencana revitalisasi BLK, pada kesempatan itu Bupati Amar berharap Menaker dapat melihat langsung dinamika ketenagakerjaan di KSB sebagai salah satu lokasi aktivitas pertambangan berskala internasional. Bupati bahkan mengundang Menaker Yassierli agar kunjungannya nanti dapat bertepatan dengan agenda Harlah KSB ke-22 pada 20 November tahun ini.

Menanggapi harapan Bupati itu, Menteri Yassierli menyatakan kesediannya melakukan visitasi ke PT AMMAN sekaligus mengadiri acara Harlah KSB ke-20.

Mengenai rencana revitalisasi BLK, Menteri Yassierli pun memgapresiasi semangat pemerintah KSB. Terutama dengan melibatkan sejumlah pihak dan khususnya dunia usaha di dalam prosesnya.

Lebih jauh Menteri Yassierli berpesan kepada Bupati agar dalam penyelenggaraan pelatihan di BLK tidak sekedar memprioritaskan keterampilan teknis (hard skill) tetapi juga perlu juga mengasah keterampilan non teknis (sof skill).

“Yang paling penting menurut saya adalah perlunya dilakukan asesmen dari sisi psikologis, prilaku, dan model pendekatan ini yang perlu didorong. Skill tidak cukup kalau tidak di dorong oleh soft skill, seperti perilaku, dan disiplin. Saya berharap sebelum dilaksanakannya niat tersebut, agar clear dulu kebutuhan tenaga kerja, baru selanjutnya Kementerian akan mensuport rencana Revitalisasi Pembangunan BLK,” saran Menteri Yassierli kepada Bupati.

Di akhir pertemuan audiensi itu, Menteri Yassierli menyampaikan atas permintaan bantuan revitalisasi BLK oleh Pemda KSB akan segera dibahas secara internal. Pemda KSB pun akan diundang secara resmi untuk melakukan ekspos rencana program revitalisasi BLK di kemeterian terkait. (bug)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO