spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMKoperasi Merah Putih di Kota Mataram Gagal Jadi Percontohan

Koperasi Merah Putih di Kota Mataram Gagal Jadi Percontohan

Mataram (Suara NTB) – Koperasi Merah Putih (KMP) yang akan beroperasi di Kota Mataram dipastikan gagal menjadi koperasi percontohan dalam peluncuran serentak secara nasional yang dijadwalkan berlangsung pada, Senin 21 Juli 2025. Kegagalan ini disebabkan oleh sejumlah kendala sarana prasarana dan kesiapan kelembagaan yang belum memenuhi standar penilaian dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram, H. Muhammad Ramdhani mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap koperasi tersebut selama beberapa bulan terakhir. Namun, ada beberapa indikator penting yang belum dapat dipenuhi menjelang peluncuran program secara nasional.

“Di NTB ada tiga KMP yang terpilih jadi model percontohan, Kota Mataram tidak ada yang terpilih. Mungkin ada yang belum masuk kriteria, karena yang menilai langsung dari Kementerian,” ujarnya saat dikonfirmasi pada, Jumat, 18 Juli 2025.

Meski tidak dipilih menjadi percontohan nasional, Ramdhani memastikan bahwa 50 KMP di Kota Mataram tetap diluncurkan secara serentak yang dijadwalkan pada Senin 21 Juli 2025. Peluncuran nanti akan dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. “Untuk meresmikan KMP, Presiden hadir di salah satu Kelurahan di Kota Klaten Jawa Tengah, dan yang desa/kelurahan yang lain mengikuti lewat zoom meeting,” katanya.

Sebelumnya, pembentukan 50 Koperasi Merah Putih di Kota Mataram telah selesai pada tahap legalitas akta notaris, hingga pengurus untuk setiap kelurahan sudah rampung dibentuk. Namun, kendala yang dihadapi saat ini sebagian kelurahan adalah masalah tempat atau kantor operasional. “Untuk sementara ini Koperasi Merah Putih masih menumpang di kantor kelurahan masing-masing, sembari menunggu tempat tetap untuk beroperasi,” ucapnya.

Sementara itu, Pemprov NTB melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menyiapkan tiga desa percontohan yang menjadi model dalam menjalankan program strategis nasional Koperasi Merah Putih.

Tiga desa percontohan tersebut, yakni Desa Kekeri, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. Kemudian yang terakhir adalah Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. “Sekitar ada 100 koperasi desa dan kelurahan yang dipilih menjadi  percontohan saat launching,” sebut Dhani.

Diketahui, Provinsi NTB saat ini memiliki sebanyak 1.166 Koperasi Merah Putih yang sudah berbadan hukum dan siap diluncurkan pada 21 Juli 2025. (pan)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO