spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWAPenerapan Pembelajaran Coding di Sekolah Masih Terkendala

Penerapan Pembelajaran Coding di Sekolah Masih Terkendala

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa, mengaku masih memiliki kendala dalam penerapan pembelajaran coding terutama di sejumlah sekolah yang berada di wilayah terpencil serta minim akses internet.

“Kalau untuk program Coding, kita sudah siapkan pelatihannya dengan menggandeng fasilitator (pihak ketiga) salah satunya Balai GTK, namun kendala utama kita di ketersediaan jaringan,” kata Plt Kadis Dikbud, Sudarli kapada Suara NTB, Senin, 21 Juli 2025.

Ia melanjutkan, beberapa guru dan kepala sekolah juga sudah mulai dilatih oleh fasilitator untuk penerapan pembelajaran coding tersebut. Fasilitator ini yang nantinya akan mengimbaskan kepada guru-guru yang lain sehingga penerapan program pembelajaran coding bisa berjalan maksimal.

“Pada prinsipnya kita sudah menerapkan pembelajaran program coding, apalagi kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kita miliki juga sudah cukup,” ujarnya.

Sementara untuk sarana dan prasarana penunjang lanjut Darli, sebenarnya tidak menjadi masalah yang cukup besar. Mengingat sebelum penerapan program tersebut dilakukan pemerintah, ketika Mendikdasmennya Nadim Makarim juga sudah menerapkan program digitalisasi.

“Dasarnya sudah ada saat program digitalisasi yang diterapkan pak Nadim Makarim tinggal kita lanjutkan lagi dengan program coding di periode Pemerintahan sekarang ini,” ujarnya.

Bahkan tidak ada lagi perangkat yang ditambah, karena Coding ini merupakan bahasa pemrograman.  Sehingga dalam penerapan program pembelajaran coding tidak menjadi masalah yang berarti bagi Sumbawa.

“Kekurangan kami yang menjadi kendala saat ini adalah di penyediaan jaringan internet terutama di daerah-daerah terpencil yang kondisinya masih sangat kesulitan,” jelasnya.

Ia pun menambahkan, terkait dengan kondisi tersebut pihaknya tetap melakukan kordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Kominfotik. Apalagi dalam penyiapan jaringan internet yang menjadi prioritas pemerintah saat ini adalah lingkungan sekolah.

“Sentuhan utama dalam penyiapan jaringan internet adalah sekolah dan  kami akan terus berkoordinasi dengan leading sektor terkait agar penyiapan jaringan tersebut menjadi atensi untuk penerapan program coding,” tambahnya.

Disinggung terkait kapan program pembelajaran Coding tersebut dilaksanakan di Sumbawa, Sudarli mengaku pada prinsipnya program ini sudah masuk dalam mata pelajaran pilihan. Apalagi SDM yang dimiliki saat ini sudah siap tinggal menyesuaikan dengan metode pembelajaran codingnya.

“Kalau AI (Artifisial Intelegensi) sudah berjalan dan sudah menjadi bagian dari program pembelajaran tinggal diperkenalkan saja dan itu akan lebih cepat prosesnya,” timpalnya. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO