spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMJemaah Majeluk Mengaji Berbagi untuk Korban Banjir Mataram

Jemaah Majeluk Mengaji Berbagi untuk Korban Banjir Mataram

Mataram (Suara NTB) – Majeluk Mengaji melakukan kegiatan peduli korban banjir Rob di Kota Mataram, khususnya di Kelurahan Pejanggik Lingkungan Majeluk, Kota Mataram. Kegiatan itu dilaksanakan pada 7 Juli-19 Juli 2025. Kegiatan peduli banjir Rob oleh Jemaah Majeluk Mengaji untuk membatu para korban bajir untuk terpenuhinya kebutuhan dasarnya.

Bantuan berupa seperti sembako dan kebutuhan pakaian sehari-hari termasuk juga dengan memberikan bantuan alat masak kompor gas.

Ketua Majeluk Mengaji, Agus Supingantoro, S.Adm., menyampaikan bantuan yang diberikan berasal dari donasi jemaah Musala Raudatul Samarat di Lingkungan Majeluk dan dari beberapa donator di luar Keluarahan Pejanggik.

“Kebutuhan pakaian dan alat masak menjadi prioritas utama dari kegiatan Majeluk Mengaji ini agar masyarakat yang mengalami bencana banjir segera dapat melaksanakan kewajiban ibadah pada Allah. Bisa juga untuk memenuhi kebutuhan dasarnya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya bekerja sama Kader Kesehatan yang dikoordinir oleh Selviana dan Ken, sehingga dapur umum secara sederhana bisa dibangun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ustaz Dian Djafis sebagai penanggung jawab dakwah merasa terharu dengan kerja sama yang dilakukan oleh jemaah Majeluk Mengaji bersama dengan aparat Lingkungan, Kader Kesehatan, dan masyarakat sekitar yang terdampak banjir. Beberapa jemaah melakukan gotong royong membantu membersihkan rumah masyarakat yang terdampak banjir.

“Kegiatan pertama kali yang dilakukan oleh jemaah Majeluk Mengaji ini menjadi cerminan kebermanfaatan jemaah dan masyarakat di lingkungan sekitar. Melalui kerja sama, rasa kemanusiaan semakin bagus, sehingga akan memberikan rasa nyama pada masyarakat,” ujar ustaz Dian Djafis.

Pengaturan menu makan untuk korban banjir ini dikelola oleh kader Kesehatan Bersama Masyarakat. Selviana menyatakan, keberadaan kader kesehatan memiliki banyak sekali manfaat pada saat ini. Berdasarkan pengalaman selama menjadi kader, ia mampu mengolah bahan pokok sembako yang diberikan untuk memenuhi keperluan korban banjir.

Adapun korban banjir yang berdampak adalah dari RT 1 dan RT 4 di Lingkungan Majeluk sejumlah 113 KK mengungsi yang ditampung di SMAN 11 Mataram, Rumah Warga dengan jumlah 341 Jiwa. Selviana dan juga Kepala Lingkungan Majeluk, H. L. Ary, S.Adm., berharap rumah rusak segera mendapkan perhatian dari pemerintah Kota Mataram.

“Kegiatan sosial masyarakat ini perlu ditingkatkan bukan hanya pada bantuan saat ada musibah saja, tetapi perlu juga ada kegiatan meningkatkan kebutuhan spiritual masyakat sekitar,” demikian saran dari Kepala Lingkungan Majeluk, H. L. Ary, sehingga rasa kebersamaan di masyarakat semakin kuat.

Bantuan donasi bagi korban banjir ini adalah menggunakan dana sosial yang dimiliki oleh Majeluk Mengaji, karena pengelolaan dana umat jaamaah Musala Raudatussamarat di Majeluk ini selain digunakan untuk operasional sehari-hari juga digunakan untuk kegiatan Kajian Ilmu Tauhid, Sirah Nabawiyah, kitab Riadus Sholihin dan belajar Bahasa Arab untuk jemaah sekitar.

“Jemaah Majeluk Mengaji juga setiap tahun rutin memberikan bantuan pada saat buan suci Ramadan, bantuan pada Lansia dan penyelenggaraan ibadah hari raya kurban yang dirasakan oleh masyarakat sekitar,” ujar Agus Supingantoro. (ron)

 

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO