spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaPOLHUKAMPOLITIKDewan Tekankan Pentingnya Peran Pelaku Lokal dalam Hilirisasi NTB

Dewan Tekankan Pentingnya Peran Pelaku Lokal dalam Hilirisasi NTB

Mataram (Suara NTB) – Anggota Komisi II DPRD NTB, Abdul Rauf, mendesak Pemprov NTB agar kebijakan hilirisasi, terutama dalam kerja sama dengan Jawa Timur,  mengutamakan peran pelaku usaha dan tenaga kerja lokal.  Ia khawatir NTB hanya menjadi pemasok bahan mentah, sementara keuntungan ekonomi dinikmati daerah lain.

Produksi udang vaname NTB mencapai 180.000 ton pada 2022 (16,4% produksi nasional),  menunjukkan potensi besar hilirisasi. Namun,  banyak produk mentah diekspor tanpa diolah di NTB.  Rauf menegaskan, hilirisasi sejati harus meliputi pengolahan di dalam daerah, penyerapan tenaga kerja lokal, dan keterlibatan UMKM.

Potensi lahan budidaya udang NTB mencapai 27.930 hektare, namun baru 8.685 hektare yang termanfaatkan.  Rauf menilai, pengembangan industri berbasis udang masih sangat luas,  terutama jika didukung ekosistem hilirisasi yang melibatkan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya infrastruktur penunjang Pelabuhan Gili Mas,  seperti akses logistik, cold storage, pelatihan SDM, dan kemudahan perizinan.  Keberadaan pelabuhan besar tak cukup jika produk tetap diolah dan diekspor dari luar NTB.

Rauf mendorong pemerintah daerah untuk membantu UMKM lokal mengatasi kendala akses pasar, teknologi, dan pembiayaan.  Hilirisasi harus menyelesaikan masalah ekonomi dasar NTB, seperti pengangguran dan rendahnya daya saing UMKM.  Ia berharap masyarakat NTB menjadi pelaku utama ekonomi, bukan hanya penyedia bahan baku. (ndi)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO