spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMPemkot Mataram akan Bangun Sekolah Unggulan Berbasis Seni dan Olahraga

Pemkot Mataram akan Bangun Sekolah Unggulan Berbasis Seni dan Olahraga

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat, tengah menggodok rencana pembangunan sekolah unggulan dengan pendekatan berbeda, yakni berbasis seni dan olahraga. Sekolah ini diharapkan menjadi ruang baru bagi pelajar Kota Mataram yang memiliki minat dan bakat di luar jalur akademik formal.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Yusuf, mengatakan saat ini pihaknya masih dalam tahap kajian0 awal. Kajian tersebut akan menjadi dasar rencana pembangunan yang ditargetkan memberi nuansa baru dalam dunia pendidikan kota ini.

“Saat ini kita sedang (tahap) kajian, kalau sudah selesai akan kita ekspos,” katanya saat ditemui di Kantor Wali Kota pada Senin, 21 Juli 2025.

Menurutnya, sekolah unggulan yang akan dibangun memiliki keistimewaan dari berbagai aspek, mulai dari sisi pendidikan, akademik, pengembangan karakter, hingga kualitas tenaga pendidik yang lebih unggul dibanding sekolah pada umumnya.

“Jadi, (sekolah) unggulan ini di bidang seni, olahraga. Itu yang akan kita coba nanti,” sebutnya.

Ia menambahkan, sekolah ini ditujukan bagi pelajar yang memang memiliki ketertarikan khusus di bidang seni atau olahraga. Rekrutmen siswanya terbuka untuk seluruh masyarakat Kota Mataram.

“Nanti, sekolah unggulan itu sumber siswanya dari semua masyarakat yang ada di Kota Mataram. (Yang ada di sekolah itu adalah) siswa-siswa yang betul-betul menginginkan sekolah itu. Pokoknya (konsepnya) akan beda dengan SMK (sekolah menengah kejuruan),” tegas Yusuf.

Dalam hal kewenangan, Yusuf menjelaskan bahwa sekolah unggulan tersebut akan berada langsung di bawah naungan Pemerintah Kota Mataram sebagai leading sector pendidikan lokal. Hal ini berbeda dengan sekolah rakyat yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Kalau sekolah unggulan jadi kewenangan pemkot, nah kalau sekolah rakyat milik (dan kewenangan) pemerintah pusat,” ujarnya.

Terkait lokasi, Pemkot Mataram berencana memanfaatkan fasilitas sekolah yang saat ini mengalami penurunan jumlah peserta didik. Salah satu yang dipertimbangkan adalah SMPN 18 Mataram, yang pada tahun ajaran 2025 hanya menerima empat siswa baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Sebelumnya, SMPN 18 Mataram juga sempat diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Mataram. Namun, rencana tersebut ditolak oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia karena lokasi dinilai tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Rencananya di SMP 18 Mataram. Fasilitas di sekolah itu harus tetap dimanfaatkan,” tandasnya.

Langkah ini dinilai sebagai strategi optimalisasi fasilitas pendidikan yang ada sekaligus menjadi solusi kreatif atas persoalan turunnya jumlah siswa di beberapa sekolah negeri. Pemkot Mataram berharap, sekolah unggulan ini dapat menjadi daya tarik baru dan mendorong semangat belajar anak-anak muda Mataram yang memiliki potensi di bidang seni dan olahraga. (hir)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO