Tanjung (Suara NTB) – Pertandingan Sepakbola Apaan Baya Cup Desa Gondang 2025, ditutup Sabtu, 26 Juli 2025. Pada momen tersebut, Bupati, Wakil Bupati, dan sejumlah Anggota DPRD NTB dan Anggota DPRD KLU turut hadir. Setiap momen diharapkan melahirkan bibit atlet unggulan yang mengharumkan nama daerah di masa depan.
Pada pertandingan pamungkas, predikat juara diraih oleh Abal FC (Segara Katon, Gangga) mengalahkan Pormal (Lading-lading, Tanjung). Usai bermain kacamata pada waktu reguler, pemenang ditentukan lewat drama adu pinalti dengan keunggulan Abal FC 9-8. Kemenangan ini membawa ABAL FC meraih hadiah utama senilai Rp 25 juta serta dua trofi, piala bergilir dan piala tetap.
Bagi Panitia dan Pemdes Gondang, momen ini dapat dikatakan bersejarah. Pasalnya, pertandingan sepak bola di lapangan Gondang sudah lama vakum usai dibekukan karena banyaknya insiden di masa lalu. Suksesnya gelaran tahun ini tentu menjadi acuan untuk penyelenggaraan turnamen pada masa yang akan datang.
“Alhamdulillah, pertandingan yang digelar Askab PSSI KLU sekarang ini berjalan aman dan lancar. Tentu, ini semua tidak lepas dari persiapan yang dilakukan seluruh tim, dukungan pemerintah, TNI, Polri, Pemdes dan masyarakat Desa Gondang,” ujarnya.
Sementara, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Baginya, kemenangan bukan menjadi milik tim juara saja, melainkan milik semua pemain, Panitia, Official, dan masyarakat.
“Kemenangan ini adalah milik kita semua, karena kemenangan ini terletak pada sportifitasnya, ini luar biasa. Siapapun yang menang, kita semua patut senang,” ujar Najmul.
Bupati menekankan pentingnya membawa semangat sportivitas ini ke luar lapangan. Dimana, sebuah keberhasilan hanya akan diraih dengan sebuah tekad, kerja keras dan kerjasama tim yang solid.
Dirinya juga berharap, even-even turnamen pada semua cabor agar senantiasa diselenggarakan. Dampak positifnya tidak hanya melahirkan bibit-bibit atlet, tetapi juga menghidupkan perekonomian.
“Turnamen ini jadikan sebagai media kita untuk menemukan bibit-bibit pemain sepak bola. Siapa tahu, dari kampung-kampung, dusun-dusun kecil akan lahir pemain untuk Timnas di masa yang akan datang,” harapnya.
Kesempatan yang sama, Ketua Askab/PSSI KLU, Raden Nuna Abriadi, menyampaikan bahwa APAN Bayan Cup adalah bagian dari rangkaian turnamen terbuka yang digelar untuk masyarakat. Ia juga menyatakan akan melanjutkan even di desa lain.
“Kami berkomitmen menyajikan tiga open turnamen, dan bulan Agustus ini akan kembali digelar tiga turnamen lainnya di berbagai desa. Puncaknya akan ditutup dalam Piala Bupati Cup. Ini wujud cinta kami kepada sepakbola KLU,” tegasnya.
Dukungan dan apresiasi atas suksesnya turnamen juga datang dari Wakil Bupati, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT. Menurutnya, belasan ribu penonton yang hadir menyaksikan pertandingan menjadi indikator cabang olahraga ini tidak hanya digemari, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karenanya, ia mengisyaratkan bahwa sudah saatnya, Lapangan Gondang ditata dengan lebih baik.
“Insyaallah dalam waktu dekat, mudah-mudahan Lapangan Gondang ini dapat kita tingkatkan kualitasnya,” ucapnya.
Harapan serupa disampaikan Anggota DPRD dari Dapil Gangga, Desa Gondang, M. Indra Darmaji Asmar. Suksesnya event kali ini menjadi barometer bahwa sudah selayaknya Lapangan Gondang ditata lebih baik. Ia mendorong agar Pemda membebaskan permukiman yang menutupi bagian muka lapangan. Selain itu, pengembangan lapangan dengan sarana tribun, akan sejalan dengan pengembangan Youth Center dan Sport Center di masa depan.
“Sudah saatnya Lapangan dilengkapi dengan atribut tribun supporter. Pembenahan dan peningkatan kualitas harus kita mulai secara bertahap, apalagi Youth Center memerlukan sarana yang representatif “
“Kami juga mendukung Sport Center dibangun di Gondang, karena letaknya di tengah-tengah KLU, ditambah lagi, lahan yang tersedia memadai,” tutupnya. (ari)



