spot_img
Minggu, Februari 22, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANKuliah Umum Strategi Swasembada Pangan, Unram Hadirkan Prof. Jafar Hafsah

Kuliah Umum Strategi Swasembada Pangan, Unram Hadirkan Prof. Jafar Hafsah

Mataram (Suara NTB) – Universitas Mataram (Unram) kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kuliah umum bertema “Mewujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia”.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Senat, Gedung Rektorat Unram pada Sabtu, 26 Juli 2025 ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. Mohammad Jafar Hafsah, IPU., APEC, ASEAN Eng., Guru Besar Agribisnis Pascasarjana PTIQ Jakarta sekaligus Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Rektor Unram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan ketahanan pangan merupakan pondasi penting dalam menjaga stabilitas bangsa. Ia menyoroti dua persoalan besar yang masih dihadapi Indonesia, yakni food loss dan food waste.

“Kita harus menekan food loss dan food waste sekaligus mendorong diversifikasi pangan lokal seperti umbi-umbian agar ketahanan pangan benar-benar tercapai,” ungkap Prof. Bambang.

Prof. Bambang juga menegaskan pentingnya pengembangan pangan alternatif melalui pelestarian umbi-umbian lokal. Ia meminta Fakultas Pertanian Unram untuk menginisiasi model percontohan diversifikasi pangan berbasis lokal yang dapat menjadi bagian dari solusi nasional dalam mengurangi ketergantungan pada beras.

Sementara itu, Prof. Jafar Hafsah dalam paparannya menekankan bahwa pangan adalah sektor induk yang menentukan masa depan bangsa. Negara yang mampu mengelola sistem pangannya secara mandiri dan berkelanjutan, menurutnya adalah negara yang hebat dan berdaulat.

Lebih lanjut, Prof. Jafar menguraikan visi besar Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045, yang dirancang melalui delapan Asta Cita, delapan belas program prioritas, dan delapan program hasil terbaik cepat. Visi tersebut diimplementasikan melalui sejumlah program strategis, seperti penyediaan makan bergizi gratis serta pencetakan dan peningkatan produktivitas lahan pertanian melalui pengembangan lumbung pangan di tingkat desa, daerah, hingga nasional.

Untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan, Prof. Jafar menyampaikan beberapa strategi penting, antara lain penyiapan SDM pertanian berkelanjutan melalui integrasi pendidikan formal, nonformal, dan pelatihan teknis; pendirian balai latihan kerja pertanian modern di setiap provinsi; pembentukan sekolah lapang digital berbasis desa; dukungan beasiswa dan program inkubasi bisnis pertanian bagi generasi muda; serta penguatan infrastruktur, pembiayaan, dan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian.

Kuliah umum ini menjadi wadah penting bagi civitas akademika Unram untuk memperdalam wawasan strategis mengenai isu pangan global dan peran generasi muda dalam menjawab tantangan tersebut. Dengan keterlibatan aktif perguruan tinggi, kolaborasi lintas sektor, dan keberpihakan pada inovasi, Indonesia diyakini dapat menapaki jalan menuju kemandirian pangan dan menjadi lumbung pangan dunia yang tangguh dan berkelanjutan. (ron)

 

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO