spot_img
Minggu, Februari 22, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANPermudah Komunikasi, Fakultas Teknik UBG Kembangkan Chabot Virtual Asisten

Permudah Komunikasi, Fakultas Teknik UBG Kembangkan Chabot Virtual Asisten

Mataram (Suara NTB) – Fakultas Teknik, Universitas Bumigora (UBG) membuat gebrakan inovatif dengan membuat Chatbot-Virtual Asisten berbasis Artificial Intelligence (AI). Chatbot berbasis kecerdasan buatan ini bertujuan mempermudah mahasiswa mengakses informasi tentang kampus.

Dekan Fakultas Teknik, UBG, Dr. Galih Hendro Martono, M.Eng., mengatakan, Chatbot AI ini merupakan jawaban dari kesulitan terhadap persoalan layanan informasi dan komunikasi di kampus.

Terutama, kata dia, ketika pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Panitia PMB kerapkali kewalahan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari wali mahasiswa ihwal prosedur penerimaan. Oleh karena itu, dengan adanya Chatbot Virtual Asisten berbasis AI ini dapat menjawab persoalan tersebut.

“Kalau kita menggunakan Chatbot atau virtual asisten ini dia akan bekerja 24 jam. Jadi kapanpun ada yang bertanya terkait dengan penerimaan mahasiswa baru di Universitas Bumigora itu akan dijawab langsung. Dengan jawaban yang akurat,” jelasnya kepada Suara NTB, beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, Chatbot AI ini akan memberikan jawaban cepat dan akurat kepada penggunanya. Karena, buah tangan Fakultas Teknik, UBG tersebut menjawab pertanyaan berbasis data.

“Kenapa dikatakan jawabannya akurat, karena dia mengambil data dari pengetahuan dari orang-orang di panitia PMB-nya. Jadi semua informasi yang ada di PMB kita masukkan ke dalam AI-nya. Sehingga nanti AI-nya itu akan belajar pola-pola, bahasa apa, pertanyaan apa, dan dia akan memberikan jawaban yang sesuai,” jelasnya.

“Jadi ibaratnya adalah otaknya atau kepalanya operator itu kita pindahkan ke dalam suatu sistem. Jadi dia bisa menjawab semuanya dalam sistem itu,” imbuh Galih.

Saat ini, Chatbot AI karya Fakultas Teknik UBG tersebut masih menggunakan sistem chat atau pesan. Galih mengatakan, ke depan, pihaknya akan mengembangkan sistem penggunaannya agar semakin lebih baik dan mudah.

“Kita akan mengembangkan ini berbasis voice atau suara untuk yang difabel. Ke depannya mungkin akan seperti itu,” jelasnya.

Kendati hanya menggunakan satu bahasa yakni bahasa Indonesia, Chatbot AI ini tetap bisa mengenali bahasa sehari-hari atau non-formal sekalipun. Ke depan, Fakultas Teknik akan mengembangkan Chatbot AI ini agar bisa mengenali selain bahasa Indonesia. Salah satunya bahasa Inggris. “Saat ini kita fokus ke bahasa Indonesia. Tapi ke depan kalau kita mau kembangkan itu bisa kita menggunakan bahasa Inggris. Tinggal di-translate aja,” ujarnya.

Galih juga mengungkapkan, Chatbot AI ini nantinya tidak saja untuk calon mahasiswa baru yang hendak mengakses informasi PMB. Tapi, juga untuk keperluan akses komunikasi dan informasi mahasiswa yang tengah belajar di UBG.

“Atau bahkan nanti itu lebih ekstrem lagi itu bisa kita terapkan ke orang tua. Orang tua itu akan bisa memantau kondisi anaknya. Jadi banyak sekali orang tua itu yang dibohongi oleh mahasiswa. Sebelumnya kita punya layanan Sapa Fakultas Teknik via WhatsApp. Jadi orang tua itu banyak yang bertanya bagaimana kuliah anak saya? Sudahkah dia masukkan berkas ujian skripsi? Banyak pertanyaan-pertanyaan seperti itu datang ke kami,” terangnya.

Galih menyebut, pihaknya butuh waktu yang cukup lama, yakni sekitar 6 bulan untuk menyelesaikan proyek Chatbot AI ini.

“Tapi kalau sudah jadi seperti ini, itu hanya butuh waktu tiga hari mungkin. Misalkan mau diimplementasikan di berbagai tempat yang berbeda. Karena dia sudah jadi prototipe-nya. Misalkan. Sekarang khusus di PMB, nanti ketika mau diterapkan di dinas pariwisata, sudah ada programnya. Tinggal kita ganti databasenya,” tutur Galih.

Chatbot Virtual Asisten berbasis AI buah karya Fakultas Teknik UBG tidak hanya bermanfaat bagi kampus, tapi instansi atau lembaga pemerintahan juga dapat menggunakannya.

“Poinnya adalah AI ini bisa diterapkan di mana pun. Entah itu di Pemda ataupun di guru-guru (di sekolah) itu atau dimanapun itu bisa diterapkan AI ini. Sama tujuannya, seperti misalkan pariwisata dia akan memberikan rekomendasi atau menyampaikan event apa yang sedang berlangsung,” tandasnya. (sib)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO