Jakarta (Suara NTB) – Pebulu tangkis Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah meraih gelar juara tunggal putra Kejuaraan Asia Junior (BAJC) 2025 setelah mengalahkan wakil China Liu Yang Ming Yu pada final di GOR Indoor Manahan, Solo, Minggu ,27 Juli 2025.
Ubed, sapaan akrab Moh. Zaki Ubaidillah, tampil apik sepanjang pertandingan dan menang atas Liu dua gim langsung 21-12, 21-17 dalam tempo 43 menit. Kemenangan ini menandai pencapaian terbaik Zaki di level Asia sekaligus mempersembahkan gelar pertama bagi Indonesia dalam turnamen bergengsi kelompok usia junior tersebut tahun ini.
Indonesia masih berpeluang menambah gelar dari sektor ganda campuran, melalui pasangan Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinara Nastine yang akan berhadapan dengan pasangan China Chen Jun Ting/Cao Zi Han pada partai penutup final hari ini.
Sementara itu, dari sektor ganda putra, pasangan asal China Chen Jun Ting/Liu Jun Rong lebih dulu memastikan gelar setelah menang telak atas wakil Korea Selatan Cho Hyeong-woo/Lee Hyeong-woo dengan skor 21-1, 21-12.
Lalu ganda putri, pasangan asal China Cao Zihan/Chen Fan Shu Tian juga menjadi juara setelah mengalahkan pasangan asal Thailand Hathaithip Mijad/Napapakor Tungkasatan dengan skor 21-12, 21-10.
China juga dipastikan meraih gelar juara pada sektor tunggal putri setelah Liu Si Ya dan Yin Yi Qing bertemu di final. Hingga berita ini diturunkan, keduanya masih saling berhadapan.
Bekal Penting
Ubed menjadikan gelar juara BAJC 2025 sebagai bekal penting untuk tampil di tur BWF yakni Super 300 Macau Open 2025 di Macau pada 29 Juli-3 Agustus.
“Dengan hasil ini, saya jadi lebih percaya diri menghadapi Macau Open 2025 pekan depan. Tapi saya tidak ingin terlalu berlebihan, tetap harus menjaga fokus dan tidak boleh lengah,” kata Ubed dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.
Gelar ini menjadi pencapaian tertinggi Ubed di level junior Asia sekaligus penebusan setelah gagal membawa tim Indonesia juara pada sektor beregu. Ia mengakui perjalanan menuju podium tertinggi tidak mudah, terutama menghadapi wakil China.
“Pertandingannya cukup berat. Tapi Alhamdulillah saya bisa mengatasi tekanan di lapangan. Gim pertama saya langsung pegang kendali, tapi gim kedua sempat tertinggal. Untung pelatih cepat memberikan arahan agar saya kembali ke pola permainan,” kata dia.
Ubed mengatakan kemenangan di BAJC ini dipersembahkan untuk keluarga, pelatih di Pelatnas PBSI, dan klub PB Djarum. Ia juga menyebut masih ada target besar tahun ini, yakni Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2025 di India, pada 13-19 Oktober.
“Saya harus kerja keras lagi dan tidak mudah puas. Masih ada WJC tahun ini, semoga bisa ambil gelar lagi,” kata dia. (ant)



