spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaEKONOMISemester I 2025 : 573.057 Wisatawan Kunjungi Mandalika, Pariwisata NTB Terus Tumbuh

Semester I 2025 : 573.057 Wisatawan Kunjungi Mandalika, Pariwisata NTB Terus Tumbuh

Mataram (Suara NTB) – Kawasan pariwisata The Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang Semester I 2025. Berdasarkan data dari InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), sebanyak 573.057 wisatawan telah berkunjung ke Mandalika hingga akhir Juni 2025, mencerminkan tren positif dalam pengembangan destinasi berbasis sport tourism di kawasan timur Indonesia.

Di The Nusa Dua, Bali, jumlah kunjungan mencapai 1.662.080 wisatawan selama Januari–Juni 2025, atau sekitar 51% dari target tahunan 3,26 juta kunjungan. Tingkat okupansi rata-rata kawasan ini mencapai 73,06%, dengan puncaknya di bulan Juni sebesar 82,17%. Capaian ini menunjukkan momentum awal tahun yang positif, meskipun sedikit di bawah target semester sebesar 74,33%.

Sebagai perbandingan, tahun 2024 The Nusa Dua mencatat total 3,2 juta kunjungan wisatawan dengan rata-rata okupansi 76,56%. The Mandalika terus membangun daya tariknya melalui strategi sport tourism dan penyelenggaraan event berskala nasional maupun internasional. Meskipun rata-rata okupansi hotel di kawasan ini masih berada di angka 39%, sejumlah tenant menunjukkan performa yang menonjol: Hotel Montana: 82,31% (Mei) dan 77% (Juni). JM Hotel: 73,60% (Mei) dan 78% (Juni). Pullman Lombok Mandalika: Rata-rata okupansi 29,09%. Novotel Lombok: Rata-rata okupansi 43,54%.

Memasuki Semester II 2025, The Mandalika akan menggelar sejumlah event berskala besar yang diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, seperti: Pertamina Grand Prix of Indonesia. Asia Road Racing Championship (ARRC). Pocari Run Mandalika. Festival Mandalika Seru.

Dukungan strategi seperti bundling akomodasi, peningkatan konektivitas udara, dan aktivasi komunitas lokal menjadi kunci dalam mengejar target tahunan serta memperkuat posisi Mandalika sebagai motor pertumbuhan pariwisata NTB.

Sementara itu, The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur menonjol sebagai destinasi MICE berbasis kelautan berkelanjutan (Marine-Based MICE). Kawasan ini mencatat 19.773 kunjungan wisatawan selama Semester I 2025. Dua venue utama, Golo Convention Hall dan Nuka Beach Club, menjadi penggerak utama kunjungan dan pendapatan.

Meski tingkat okupansi kawasan hanya sebesar 3,99%, pendekatan selektif dan berorientasi pada event bernilai tinggi menjadikan The Golo Mori sebagai destinasi eksklusif untuk segmen pemerintah dan korporasi.

Menatap paruh kedua tahun 2025, ITDC akan memaksimalkan keunikan masing-masing kawasan: The Nusa Dua: Menjaga volume dan kualitas wisatawan. The Mandalika: Meningkatkan minat melalui event dan leisure bundling. The Golo Mori: Memperluas pangsa pasar event strategis dan eksklusif. “Ketiga kawasan yang kami kelola memiliki strategi yang saling melengkapi,” ujar Direktur Utama ITDC, Ari Respati. (bul)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO