spot_img
Minggu, Februari 22, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANSMPN 16 Mataram Ajukan Proposal Perbaikan Fasilitas yang Rusak akibat Banjir

SMPN 16 Mataram Ajukan Proposal Perbaikan Fasilitas yang Rusak akibat Banjir

Mataram (Suara NTB) – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 16 Mataram mengajukan proposal kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP). Proposal tersebut untuk perbaikan fasilitas sekolah, terutama perpustakaan yang rusak akibat banjir Mataram, Minggu, (6/7/2025) lalu.

Kepala SMPN 16 Mataram, Burhanuddin mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan BPMP NTB selaku Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kemendikdasmen.

“Setelah itu saya buatkan proposal terkait dengan rehabilitasi perpustakaan. Sudah saya kirim ke BPMP Minggu yang lalu. Tapi tidak secara formal saya ajukan. Saya kirim via WA saja,” katanya.

Burhanuddin menjelaskan, pihaknya mengajukan proposal secara non-formal untuk mengetahui secara lebih rinci terkait mekanisme pengajuan dan berkonsultasi lebih lanjut terkait proposal tersebut.

SMPN 16 Mataram mengajukan perbaikan fasilitas sekolah dengan nominal sekitar Rp300-an juta. Menurutnya, dana tersebut nantinya akan digunakan untuk memperbaiki perpustakaan sekolah dan mengadakan fasilitas lainnya.

“Kami mengajukannya di atas 300 juta. Itu untuk perpustakaan. Kemudian buku-buku bacaan  Kemudian nanti untuk koleksi deposit kayak semacam kamus, dan lain sebagainya. Termasuk di situ ada karpet ada macam-macam untuk yang terkait dengan kebutuhan sekolah. Bahkan, saya minta pengecatan juga untuk perpustakaan itu,” urainya.

Burhanuddin berharap, anggaran yang dijanjikan oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti setelah mengecek kondisi segera dicairkan.

“Karena perpustakaan itu sangat vital untuk membangun mutu pembelajaran di sekolah itu kan. Kalau fasilitas perpustakaan apalagi ini kan kami ada siswa baru masuk. Kami perlu memupuk kemampuan literasinya. Tentu dengan suguhan bacaan-bacaan yang berkualitas dan cukup,” harapnya. “Kalau misalnya variasi bacaannya terbatas ini akan berat bagi kami untuk melangsungkan pembelajaran,” tambahnya.

Sebelumnya, Mendikdasmen, Abdul Mu’ti mengunjungi sekolah di Mataram yang terdampak musibah banjir Mataram. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Abdul Mu’ti turut meninjau kondisi fasilitas sekolah yang rusak.

“SMPN 16 Mataram yang terdampak oleh banjir kami menyampaikan nanti sedikit bantuan untuk membantu rehabilitasi untuk perpustakaannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, fokus bantuan yang akan diberikan adalah untuk perbaikan perpustakaan yang mengalami kerusakan yang paling parah. “Karena tadi saya lihat bagian yang paling parah kerusakannya perpustakaan baik bangunannya terutama adalah koleksi bukunya,” imbuhnya.

Dengan bantuan tersebut, ia berharap perpustakaan milik SMPN 16 Mataram dapat beroperasi kembali seperti semula. “Sehingga mudah-mudahan nanti setelah itu bisa diaktifkan lagi perpustakaannya dan bisa mendukung kesuksesan pembelajaran di SMPN 16 Mataram,” tutupnya. (sib)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO