Mataram (suarantb.com) – Golden Palace Hotel Lombok kembali menggiatkan aksi sosial kegiatan bersih atau clean up pantai bersama Duta Lingkungan NTB 2024. Clean up itu bertempat di kawasan Pantai Tanjung Karang, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, pada Sabtu (9/8/2025).
Aksi sosial ini bagian dari komitmennya terhadap pelestarian alam dan peningkatan kesadaran lingkungan. Pihak manajemen hotel memulai aksi bersih pantai dengan arahan terkait pentingnya menjaga kebersihan pantai, demi menciptakan suasana yang nyaman bagi pengunjung.
Direktur Golden Palace Hotel, Wahyu Kuncoro menyampaikan, kegiatan clean up ini bagian dari program berkelanjutan yang secara rutin terlaksana setiap tahun. Kegiatan ini tidak semata-mata untuk membersihkan area pantai, tetapi memiliki tujuan jangka panjang untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.
Menurutnya, Lombok memiliki potensi besar di bidang pariwisata, karena itu semua pihak harus menjaganya dengan baik. Jika tidak merawat lingkungan dengan baik akan memberikan dampak buruk bagi pariwisata.
“Oleh karena itu, kegiatan seperti ini perlu berkelanjutan. Tidak hanya oleh Golden Palace saja, tetapi kami mengharapkan semua pihak bisa ikut serta menjaga Lombok,” katanya.
Golden Palace Hotel Sambut HUT Ke-80 RI
Aksi bersih pantai ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Wahyu meyakini bahwa mencintai tanah air juga berarti menjaga alamnya.
“Kami ingin berkontribusi secara nyata bersama komunitas dan Duta Lingkungan NTB, membersihkan area pantai sebagai simbol kemerdekaan dari sampah,” tambahnya.
Komunitas seperti Next Level Movement Lombok turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka menyediakan perlengkapan clean up seperti karung daur ulang dan stasiun pemilahan sampah organik dan anorganik.
Ketua komunitas Next Level Movement, Aditya Maladi, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang telah terjalin. Sebelumnya, pihaknya sudah berkolaborasi dengan Golden Palace Hotel pada tahun 2024.
“Ini kolaborasi kami yang kedua. Terima kasih karena gerakan ini terus berjalan hingga hari ini, bahkan melibatkan ratusan karyawan hotel,” ujarnya.
Peran Duta Lingkungan
Salah seorang Duta Lingkungan NTB, Kirana Manggali, menyampaikan peran edukator lingkungan sangat penting dalam menumbuhkan kesadaran publik. Ia mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan mulai dari tindakan sederhana.
“Kami mengapresiasi inisiatif Hotel Golden Palace. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin, tidak hanya saat momen nasional. Lingkungan bersih adalah cermin bangsa yang maju,” ucap Kirana.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar Pantai Tanjung Karang. Salah seorang warga, Muawanah (47) yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan dan pedagang, mengaku senang dengan kehadiran peserta aksi bersih-bersih.
“Biasanya kami yang bersih-bersih di sekitar sini. Tapi hari ini banyak yang datang bantu, ada anak muda juga. Kami senang dan berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Aminah (50), pedagang makanan di area pantai. “Kalau pantai bersih, wisatawan juga senang datang. Dampaknya ke ekonomi kami juga bagus. Terima kasih untuk hotel dan semua yang sudah peduli,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan sesi pemilahan sampah dan foto bersama seluruh peserta. Harapannya, aksi ini menjadi contoh kolaborasi positif sektor swasta, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Lombok. (pan)


