spot_img
Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMDisnaker Buka Pelatihan Kerja bagi Karyawan PHK yang Berminat

Disnaker Buka Pelatihan Kerja bagi Karyawan PHK yang Berminat

Mataram (Suara NTB) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram membuka kesempatan bagi karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk mengikuti program pelatihan kerja, jika mereka berminat dan memenuhi syarat.

Kepala Disnaker Kota Mataram, H. Rudi Suryawan, mengatakan bahwa pihaknya memahami masa setelah PHK bisa menjadi tantangan berat bagi para pekerja. Untuk itu, Disnaker memberikan ruang bagi mereka yang ingin bangkit dan membekali diri dengan keterampilan baru. “Selama mereka mau dan memenuhi syarat, kami persilakan untuk mendaftar pelatihan kerja,” ujarnya, Minggu, 10 Agustus 2025.

Disnaker mencatat, sejak Januari hingga Juli 2025 terdapat 76 kasus PHK di Kota Mataram. Jumlah ini meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat 65 kasus, sementara pada 2023 sebanyak 36 kasus, dan 2022 sebanyak 24 kasus.

Menurut Rudi, penyebab PHK beragam, mulai dari perusahaan bangkrut, karyawan mengundurkan diri, hingga pemecatan akibat pelanggaran berat. “Selain memastikan hak-hak mereka melalui proses mediasi dengan perusahaan, kami juga memfasilitasi mereka untuk ikut pelatihan kerja,” katanya.

Program pelatihan kerja yang selama ini dijalankan Disnaker Kota Mataram umumnya menyasar para pencari kerja dan pengangguran, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.

Agar tepat sasaran, Disnaker menetapkan sejumlah kriteria bagi calon peserta pelatihan, yaitu: berusia 18–45 tahun, memiliki KTP Kota Mataram, belum bekerja atau sedang menganggur, belum pernah mengikuti pelatihan sejenis dari Pemerintah Kota Mataram, dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Namun, untuk pekerja yang terkena PHK, karena umumnya telah memiliki pengalaman kerja, Disnaker tidak menyediakan pelatihan khusus. Meski demikian, mereka tetap diperbolehkan mengikuti pelatihan yang tersedia, selama memenuhi persyaratan. “Kalau mereka ingin ikut, silakan mendaftar untuk jenis pelatihan yang sudah kami siapkan,” ujar Rudi.

Rudi menjelaskan, pada Juni 2025, Disnaker telah melaksanakan pelatihan kerja di bidang pengelasan dan servis mesin pendingin (AC) dengan total peserta 64 orang, masing-masing 32 peserta per bidang.

Selanjutnya, pada September 2025, Disnaker berencana kembali membuka pelatihan di bidang tata boga dan tata rias, dengan target peserta sebanyak 80 orang. “Setelah pelatihan, peserta juga akan mendapatkan peralatan kerja sesuai jenis pelatihan yang diikuti,” tambahnya.

Untuk mendukung pelatihan kerja tahun ini, Disnaker Kota Mataram mengalokasikan anggaran sekitar Rp900 juta, yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN


VIDEO