spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMMataram Reggae Festival Vol. 2 Hadirkan Musik, Layangan, dan Edukasi Sampah

Mataram Reggae Festival Vol. 2 Hadirkan Musik, Layangan, dan Edukasi Sampah

Mataram (Suara NTB) – Suasana Pantai Loang Baloq akan berubah menjadi pusat hiburan rakyat pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram kembali menggelar Mataram Reggae Festival Vol. 2 bertema “Satu Rasa, Satu Jiwa”, sekaligus memeriahkan HUT ke-32 Kota Mataram dengan tagline “Kota Kita, Masa Depan Kita”.

Kepala Dispar Kota Mataram, Cahya Samudera, mengatakan festival kali ini bukan hanya menghadirkan hiburan musik, tetapi juga sarat edukasi.

“Di sana kita selipkan juga edukasi tentang sampah. Jadi ada layang-layang berbahan baku dari sampah. Kita ingin membawa suasana pantai dengan mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan sampah plastik, koran, dan lainnya,” jelasnya, Kamis, 14 Agustus 2025.

Festival akan dibagi menjadi dua sesi. Sore hari, pengunjung dapat menikmati Festival Layangan di area wisata Loang Baloq. Malam harinya, panggung musik reggae akan mengambil alih suasana. Dispar menargetkan 50 peserta mengikuti lomba layang-layang. “Selama satu hari itu, kita menargetkan 50 peserta. Malamnya baru musik reggae,” ujarnya.

Ajang musik reggae ini akan menghadirkan deretan penampil lokal dan luar kota. Beberapa di antaranya adalah Katelo, D’jimbe Lombok Island, Pas Pampers, Unknown Sixten, Perase Band, dan Sound of Magic Island. Selain musik, pengunjung juga bisa menikmati stan local distro dan merchandise.

Cahya menegaskan, acara ini gratis dan terbuka untuk semua kalangan. Tidak ada seremoni resmi, murni untuk hiburan masyarakat.

“Masyarakat silakan datang menonton festival ini, karena gratis. Tidak ada seremoni, kita buat untuk hiburan masyarakat,” katanya.

Dispar memprediksi kapasitas penonton bisa mencapai 2.000 hingga 3.000 orang. Kehadiran penampil dari luar kota diharapkan menambah semarak panggung dan menarik wisatawan domestik.

“Festival reggae ini kita buat terbuka. Memang ada talenta dan grup musik dari luar Kota Mataram yang ikut meramaikan,” tambah Cahya.

Selain memeriahkan HUT kota, festival ini juga menjadi sarana promosi wisata pantai dan kampanye kesadaran lingkungan. Dengan konsep layang-layang berbahan daur ulang, Dispar mengajak pengunjung untuk melihat bahwa sampah pun bisa diubah menjadi karya kreatif.

Cahya mengajak warga Mataram dan sekitarnya memanfaatkan momen ini untuk menikmati hiburan gratis bersama keluarga dan teman. “Lokasinya di Loang Baloq, malam Minggu, hari Sabtu tanggal 16 Agustus 2025. Sabtu sore festival layang-layang, malamnya musik reggae. Semua bisa ikut menikmati,” tutupnya.

Dengan konsep yang memadukan musik, budaya, dan pesan lingkungan, Mataram Reggae Festival Vol. 2 diharapkan mampu menjadi magnet wisata dan memperkuat citra Mataram sebagai kota kreatif dan ramah lingkungan. (hir)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO