spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaEKONOMIKPP Pratama Praya Targetkan Rp589 Miliar Penerimaan Pajak di Lombok Tengah

KPP Pratama Praya Targetkan Rp589 Miliar Penerimaan Pajak di Lombok Tengah

Praya (Suara NTB) – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Praya terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa untuk mengoptimalkan penerimaan negara. Melalui sosialisasi aplikasi Coretax, KPP Pratama Praya menyasar para bendahara desa sebagai ujung tombak pengelolaan pajak Dana Desa di Kabupaten Lombok Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Bale Bangket Bonjeruk, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, pada Kamis (14/8/2025), diikuti oleh 13 Kaur Keuangan Desa. Sosialisasi ini menjadi bagian dari strategi peningkatan pemahaman perpajakan sekaligus mendorong tercapainya target penerimaan sebesar Rp 589 miliar pada tahun 2025.

Kepala KPP Pratama Praya, Wawan Haryanto, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan agar para bendahara desa dapat mengelola Dana Desa sesuai ketentuan perpajakan. Selain itu, penggunaan aplikasi Coretax akan memudahkan dalam membuat bukti pemotongan dan pemungutan pajak secara akurat.

“Bukti pemotongan pajak bukan hanya soal administrasi, tapi juga berfungsi sebagai kredit pajak bagi rekanan, serta menjadi kontribusi nyata dari desa untuk penerimaan negara,” ujar Wawan.

Wawan mengungkapkan bahwa hingga Agustus 2025, realisasi penerimaan pajak di wilayah KPP Pratama Praya telah mencapai 42,65 persen dari target. Ia optimistis capaian ini akan terus meningkat dengan semakin aktifnya keterlibatan bendahara desa.

Materi pelatihan disampaikan oleh tim KPP Pratama Praya, yakni Aris Pujianto, Wisnu Andi Triyantoko, dan Wira Ardiansyah. Para peserta mendapat pembekalan menyeluruh tentang : Pembuatan bukti potong dan pungut. Pelaporan SPT Masa. Simulasi penggunaan aplikasi Coretax. Salah satu peserta, Suparman, Kaur Keuangan Desa Bonjeruk, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini.

“Selama ini kami mengurus Dana Desa, tapi sering bingung saat membuat bukti potong dan melaporkannya. Sekarang jadi lebih jelas,” ujarnya.

Wawan menegaskan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh desa dalam wilayah kerja KPP Pratama Praya. Harapannya, pengelolaan Dana Desa tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memberikan kontribusi maksimal terhadap penerimaan pajak nasional. (bul)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO