spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEDelapan Nelayan Pulau Bungin Dilaporkan Hilang di Perairan Bangka Belitung

Delapan Nelayan Pulau Bungin Dilaporkan Hilang di Perairan Bangka Belitung

Sumbawa Besar (suarantb.com) – Sebanyak delapan nelayan asal desa Pulau Bungin dilaporkan hilang usai kapal yang mereka tumpangi pecah dihantam gelombang di perairan Karang Mardalena, Pulau Gelasa, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (15/8/2025).

“Benar ada delapan orang warga kami (Pulau Bungin) yang masih hilang. Kami berharap para nelayan bisa ditemukan dalam keadaan selamat karena sudah lima hari hilang di laut,” Kata Kades Bungin Jailani, kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).

Ia melanjutkan, pihak keluarga juga sudah sempat berkomunikasi melalui video call dengan Hamzah (juragan kapal). Hanya saja juragan kapal hingga kini masih dalam kondisi trauma.

“Kami berharap Pemda Sumbawa bisa menghubungi Pemprov Bangka Belitung untuk melakukan koordinasi untuk percepatan pencarian terhadap warga kami,” ucapnya.

Jailani juga tengah berupaya mencari kontak dari SAR di wilayah Bangka Belitung. Hal itu dilakukan untuk mengetahui informasi terbaru terkaitam pencarian delapan nelayan yang masih hilang tersebut.

“Sebenarnya pihak keluarga yang ada di Bungin sudah pasrah, namun pihak keluarga mengharapkan adanya keajaiban atas nasib keluarganya,” tambahnya.

Dilansir dari akun media sosial Bangka Pos, Selasa (19/8/2025), kapal itu berangkat membawa sembilan awak dari Pelabuhan Perikanan Tanjung Pandan pada 14 Agustus 2025. Pada dini hari, kapal tersebut dilaporkan mengalami pecah pasca diterjang gelombang hingga akhirnya tenggelam.

Satu-satunya korban selamat adalah Hamzah, kapten kapal. Ia ditemukan nelayan setempat bernama Afen pada 17 Agustus sekitar pukul 07.20 WIB. Saat itu, Hamzah terapung dengan bantuan gabus seadanya dan tersangkut di bagang milik Afen.

Saat ditemukan kondisi Hamzah sangat lemah, kedinginan, dan hampir kehabisan tenaga setelah tiga hari terombang-ambing di laut. Beruntung ia segera diberi minuman hangat, dibersihkan, dan mendapatkan pertolongan pertama sebelum akhirnya dievakuasi tim SAR.

Dari keterangan Hamzah, terdapat delapan anak buah kapal yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Mereka adalah Yogi (20), Taufik (27), Rizki (22), Niko (30), Salim (32), Mances (30), Abi Mayu (18), dan Jordi (25). (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO