spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANGali Warisan Sastra, Balai Bahasa NTB Susun Ensiklopedia Sastra di NTB

Gali Warisan Sastra, Balai Bahasa NTB Susun Ensiklopedia Sastra di NTB

Mataram (Suara NTB) – Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan salah satu kegiatan Kodifikasi Bahasa, yaitu Penyusunan Ensiklopedia Sastra di Daerah di NTB tahun 2025. Penyusunan ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan memutakhirkan informasi tentang tokoh sastra, karya sastra, dan peristiwa sastra yang ada di NTB. Pada tahun 2025 ini, pengambilan data dilaksanakan pada Selasa, 19 Agustus 2025 dan Rabu, 20 Agustus 2025 dan difokuskan pada sastra tradisional di NTB.

Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Dwi Pratiwi menyampaikan Tim Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Perkamusan dan Peristilahan Balai Bahasa Provinsi NTB ditugaskan menggali informasi dari sastrawan, penulis, atau pegiat sastra yang aktif di dunia kesastraan NTB.

Pada tahun ini, tim Perkamusan dan Peristilahan mengunjungi tiga narasumber lapangan di Kota Mataram, yaitu Ahmad Nuralam (Kepala Museum Daerah Provinsi NTB), Adam Gottar Para (Sastrawan), dan Buyung Sutan Muhlis (Penulis).

“Selain itu, Tim Perkamusan juga melakukan studi pustaka dengan mengunjungi Perpustakaan Daerah Provinsi NTB dan Perpustakaan Kota Mataram. Tahun ini target yang masuk dalam ensiklopedia Sastra di Daerah Nusa Tenggara Barat sebanyak 50 entri,” ujar Dwi.

Pengambilan data pertama dilaksanakan dengan mengunjungi Museum Daerah Provinsi NTB untuk bertemu narasumber Ahmad Nuralam. Tim menggali info tentang manuskrip koleksi Museum Daerah Provinsi NTB yang dapat didokumentasikan dan dimasukkan ke dalam entri ensiklopedia. Beberapa karya alihaksara dari perpustakaan museum menjadi calon entri, seperti buku berjudul, Transliterasi Puspakarme, Transliterasi Bayan Alif, Naskah Markum, dan Sorong Serah Aji Krame.

Ahmad Nuralam juga menyampaikan tentang kemajuan dari Museum Daerah Provinsi NTB di tahun 2025. Ia sedang mencoba membenahi dan memutakhirkan koleksi Perpustakaan Museum Daerah Provinsi NTB dan pembuatan jurnal agar museum dapat menjadi salah satu rujukan yang lengkap dalam urusan ilmu budaya.

Selanjutnya, tim berkunjung ke Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi NTB dan Perpustakaan Kota Mataram untuk mencari buku bermuatan sastra di NTB sebagai kajian pustaka dan dapat dimasukkan dalam entri Ensiklopedia.

Di hari kedua, Tim Perkamusan akan mengunjungi dua narasumber, Adam Gottar Para dan Buyung Sutan Muhlis. Adam Gottar Para merupakan salah satu cerpenis NTB kelahiran tahun 1967. Ia mulai berkecimpung di dunia sastra sejak muda. Cerpennya banyak dimuat oleh media-media besar seperti Jawa Pos, Tempo, dan Kompas. Sementara itu, Buyung Sutan Muhlis, merupakan penulis dan jurnalis yang aktif dalam dunia sastra. Tahun 2022, ia menulis sebuah buku berjudul 50 Tahun Berkarya Maestro Dalang Wayang Sasak H. Lalu Nasib dan mendapat Bantuan Pemerintah Fasilitasi Bidang Kebudayaan, Kemendikbudristek. (ron)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO