spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATPilkades Serentak KSB akan Digelar Tahun Depan

Pilkades Serentak KSB akan Digelar Tahun Depan

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat menyatakan akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada tahun 2026 mendatang.

Pemilihan itu akan menjadi yang pertama kali digelar pascaperpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi 8 tahun, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

“Masyarakat kan sudah banyak nanya, kapan Pilkades serentak akan digelar? Nah sekarang kami sudah putuskan, digelarnya tahun depan,” kata Sekretaris DPMD KSB, H. Muhammad Thalib.

Pada tahun depan, ada sebanyak 22 kepala desa yang masa jabatannya berakhir di bulan Desember. Sesuai aturan, tahapan Pilkades dapat dimulai enam bulan sebelum masa jabatan kepala desa berakhir. “Artinya tahapan Pilkades serentak nanti akan kita mulai sekitar bulan Juni atau Juli 2026,” urai Thalib.

Untuk pelaksanaan Pilkades serentak itu, DPMD KSB sendiri dipastikan akan menyiapkan segala sesuatunya. Salah satu persiapan yang menjadi kewajiban daerah adalah mengenai pembiayaan penyelenggaraannya. “Pastinya akan kita buatkan slot anggaran di APBD tahun depan untuk Pilkades itu. Sebab aturannya Pembiayaan Pilkades itu tidak lagi di oleh desa,” sebutnya.

Meski dalam hal pembiayaan ditanggung APBD, bukan berarti desa tidak harus melakukan persiapan jelang pelaksanaan demokrasi tersebut. Ia meminta desa secara kelembagaan dapat mulai melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui persis kapan pelaksanaan Pilkades itu akan diselenggarakan.

“Kami minta desa juga selalu menjaga kondusivitas wilayahnya. Beri pemahaman masyarakat bahwa Pilkades adalah proses demokrasi yang harus dilalui tanpa harus terpecah belah,” tukasnya.

Pada bagian lain, Thalib menyampaikan informasi mengenai pencapaian pemerintahan desa di KSB. Ia mengungkapkan data terbaru mengenai Indeks Desa. Di mana KSB kini menjadi daerah yang paling tinggi indeksnya se-NTB. Dari 58 desa yang ada, 34 desa kini sudah berstatus mandiri dan sisanya sebanyak 24 desa berstatus desa maju.

“Tidak ada lagi desa berkembang, tertinggal bahkan sangat tertinggal di tempat kita ini. Dan mudah-mudahan di tahun depan semua sudah statusnya mandiri,” harap Thalib. (bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO