spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaNTBPemuda Jatuh dari Tebing di Lambu Bima, Meninggal Dunia Saat Dievakuasi

Pemuda Jatuh dari Tebing di Lambu Bima, Meninggal Dunia Saat Dievakuasi

Bima (suarantb.com) – Seorang pemuda bernama Hurman (21), warga Desa Parangina, Kecamatan Sape, meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing di So Mangge Longko, Desa Lambu, Kabupaten Bima, Minggu (24/8/2025) pagi.

Kapolsek Lambu, IPTU Syarifuddin, SH., menjelaskan, sekitar pukul 06.00 Wita korban bersama temannya, Alvian Satria, duduk di dekat api unggun untuk memasak air di pinggir tenda. “Setelah itu, Alvian berdiri dan berjalan ke arah barat mencari spot foto. Korban menuju ke arah timur di sekitar lokasi,” ujarnya, Selasa (26/8/2025).

Menurut keterangan saksi Alvian Syahputra, korban duduk di bibir tebing untuk mengambil foto menggunakan tripod dengan membelakangi laut. Saat itu ia terpeleset dan jatuh dari ketinggian sekitar lima meter. Sebuah batu besar menghantam tubuhnya.

“Alvian berlari turun menolong. Ia mengangkat batu yang menimpa korban. Karena kondisi korban parah, ia memanggil dua temannya di tenda, Nur Fita (22) dan Puspita Sari (19), untuk menjaga korban. Pukul 06.20 Wita, Alvian mencari pertolongan ke PT BSB Lambu,” terangnya.

Sekitar pukul 07.50 Wita, para saksi meminta bantuan di PT BSB. Karena hari libur, tidak ada karyawan yang masuk, hanya ada petugas keamanan. Alvian memohon bantuan hingga pihak PT BSB menyiapkan speed boat untuk evakuasi. Pukul 08.40 Wita, Alvian bersama tiga orang dari PT BSB, Abdul Nasir, Riski Hendriansyah, dan Irfan, berangkat menuju lokasi. Mereka tiba di TKP sekitar pukul 09.50 Wita.

Wafat Sebelum Bantuan Tiba

Namun sebelum bantuan tiba, sekitar pukul 08.30 Wita korban sudah menghembuskan napas terakhir. Dua menit kemudian, Puspita Sari memberi kabar kepada temannya di Polsek Sape, Arya, yang langsung meneruskan informasi itu ke Polsek Lambu.

Kapolsek Lambu bersama personel berangkat ke lokasi pukul 09.30 Wita. Sekitar pukul 11.00 Wita, satu kilometer sebelum tiba, Kapolsek menerima kabar dari Kepala Desa Lambu bahwa keluarga korban dengan bantuan PT BSB sudah mengevakuasi jenazah menggunakan speed boat.

“Pukul 12.55 Wita, personel Polsek Lambu bersama keluarga mengevakuasi korban di So Laju, Desa Lambu. Jenazah dibawa menggunakan ambulans PKM Lambu pukul 13.00 Wita untuk dilakukan visum.

Namun, Kapolsek Lambu menegaskan keluarga menolak autopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah. “Korban jatuh terpeleset saat mengambil foto. Keluarga menolak autopsi dan memilih langsung memakamkan. Kami sudah mengimbau keluarga agar tidak melakukan tindakan di luar kendali terhadap para saksi,” pungkasnya.

Karena keluarga menolak visum, maka pada pukul 14.20 Wita pihak keluarga membawa pulang jenazah ke rumah duka untuk dimakamkan. (hir)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO