Giri Menang (suarantb.com) – Bupati Lombok Barat H. L. Ahmad Zaini yang akrab disapa LAZ, didampingi sejumlah jajaran bersilaturahmi dengan H. Lalu Daryadi atau Miq Tuan Dar dan Ketua DPRD Lalu Ivan Indaryadi, pada Kamis (28/8). Silaturahmi berlangsung di suatu tempat di Labuapi ini untuk menjalin komunikasi berkolaborasi membangun daerah.
Pertemuan ini juga menipis isu miring terkait isu yang beredar, menyusul kedatangan Tokoh Sekotong itu ke Kantor Bupati pada Rabu (27/8/2025) lalu.
Asisten I Setda Lobar, H. Saepul Ahkam yang turut mendampingi Bupati LAZ yang dikonfirmasi media menyampaikan bahwa silaturahmi antara Bupati dengan H. Lalu Dar yang dianggapnya sebagai orang tua dan keluarga besar berlangsung cair dan penuh kekeluargaan.
“Alhamdulillah tadi kita ketawa-ketawa, sangat cair, pak Bupati tidak pernah ada persoalan, dan Miq Tuan juga tidak pernah ada persoalan,” kata dia. Menurutnya, Bupati dan Wabup dalam hal ini Pemkab jarang atau terbatas bersilaturahmi serta bertemu dengan tokoh-tokoh sebabkan faktor kesibukan.Â
Yang jelas melalui silaturahmi atas nama Pemkab ini pun menyambung komunikasi yang jarang sebelumnya. Sebab bagiamana menurut Ahkam, Miq Tuan dan keluarga merupakan keluarga besar Lobar.
Soal isu miring yang beredar, di mana Miq Tuan Dar mendatangi Bupati di kantornya Rabu lalu, itu menurut dia, Miq Tuan murni ingin silaturahmi dengan Bupati namun tidak terkonfirmasi bahwa Bupati masih berada di luar daerah, sehingga tidak bisa bertemu dengan bupati.
“Tentu sebagai kunjungan balasan, artinya daripada menjadi isu yang tidak-tidak, pak Bupati silaturahmi dengan Miq Tuan, ada ketua DPRD juga tadi,” sambungnya.
Termasuk isu yang beredar soal mobilisasi demo, ujarnya tidak dibahas secara spesifik. Namun dengan tegas disampaikannya, bahwa itu tidak benar. Sebab antara Bupati dan Miq Tuan Dar serta ketua Dewan, memang tidak ada persoalan. “Diskusi sangat ringan, bahwa nanti kalau ada apa-apa, lebih baik kita saling tabayyun langsung. Itu sepakatnya tadi,” imbuhnya.Â
Yang jelas Bupati dalam hal ini Pemkab Lobar sangat terbuka ingin berkolaborasi dengan semua pihak dalam membangun daerah kedepan. Di mana Bupati dan Wabup sangat fokus membangun daerah berharap kolaborasi semua pihak. Ia tak ingin terpecah-belah dengan isu-isu yang bisa dikomunikasikan sebagai keluarga besar Lobar.Â
“Begitulah cara kita mencintai Lobar, kita ingin membangun Lobar. Pak Bupati dan Wabup betul-betul ingin fokus membangun Lobar, kita butuh partisipasi banyak pihak,” imbuhnya.
Partisipasi itu tentu dengan berbagai bentuk pendekatan, misalnya kalau konstruktif saling mendengar pendapat. Dan saling ber-tabayyun bila ada isu-isu yang kurang tepat. Hal senada disampaikan Lalu Anton Hariawan, ini pertemuan antara orang dan anak. Menurutnya soal Miq Tuan mendatangi Kantor Bupati, itu tujuannya silaturahmi selaku orang tua yang menganggap Bupati sebagai anaknya. Begitu pula bupati, menganggap Miq Tuan sebagai orang tua.
“Jadi tidak ada ada itu, tidak benar itu (isu miring). Itu (kedatangan Miq Tuan Dar) sebagai bentuk rasa sayang orang tua kepada anak. Kita diskusi saja tadi sambil ketawa tadi,” tegasnya menepis isu miring persoalan H. Lalu Dar dan Ketua DPRD dengan Bupati. Pertemuan itu berlangsung di rumahnya sekitar pukul 10.30 Wita sampai pukul 12.30 Wita. (her)


