WAKIL Ketua DPRD Kota Mataram, Hj. Istiningsih, S.Ag., menyampaikan harapan dan catatan penting pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 Kota Mataram. Dalam pernyataannya, Istiningsih menekankan pentingnya menjadikan momen ulang tahun sebagai titik pijak untuk melakukan perbaikan dan evaluasi menyeluruh demi kesejahteraan masyarakat kota.
“Usia 32 tahun bukan usia remaja lagi. Momen ini seharusnya menjadi tonggak penting untuk bergerak lebih baik dalam segala aspek, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” ujar Isti.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD PKS Kota Mataram ini juga menyoroti berbagai persoalan yang dinilainya masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Mataram. Beberapa di antaranya merupakan persoalan yang bersifat struktural dan memerlukan evaluasi serius serta solusi berkelanjutan.
Menurutnya, masalah sampah di Kota Mataram tidak cukup diselesaikan hanya dengan menambah tempat pembuangan sementara (TPS) atau akhir (TPA). Kondisi geografis Mataram yang sempit dan padat penduduk mengharuskan pemerintah untuk mencari solusi inovatif dan tepat guna dalam pengelolaan sampah.
Isti juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap penataan dan pemanfaatan lingkungan, termasuk sarana umum seperti trotoar dan saluran air. Istiningsih mengingatkan agar pembangunan yang dilakukan tidak menyalahi aturan tata ruang dan justru menimbulkan masalah baru di kemudian hari.
Penambahan ruang terbuka hijau dan pengelolaan yang optimal juga menjadi sorotan. Dia menyebut RTH sebagai salah satu elemen penting dalam menciptakan keseimbangan ekologi di tengah pesatnya urbanisasi di Kota Mataram.
Isti menilai bahwa masih banyak potensi PAD yang belum tergarap secara maksimal. Ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius dalam menggali dan mengelola potensi-potensi tersebut guna mendukung pembiayaan pembangunan.
Ia juga mendorong dilakukannya pemetaan potensi di setiap lingkungan dan kelurahan agar program pembangunan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Orang nomor dua di DPRD Kota Mataram ini berharap agar ke depan pembangunan di Kota Mataram lebih merata dan memberikan dampak langsung yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. “Pembangunan yang dilakukan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Pemerataan sangat penting agar tidak ada wilayah yang tertinggal,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh pihak, termasuk jajaran eksekutif, legislatif, serta masyarakat, untuk menjadikan ulang tahun Kota Mataram ke-32 ini sebagai momentum introspeksi dan kolaborasi demi terwujudnya kota yang lebih baik dan berkelanjutan.
Pernyataan Wakil Ketua DPRD Kota Mataram ini menjadi pengingat bahwa ulang tahun sebuah kota bukan hanya perayaan seremonial, tetapi juga saat yang tepat untuk menilai perjalanan, mengidentifikasi tantangan, dan merancang langkah-langkah strategis demi masa depan kota yang lebih inklusif, hijau, dan sejahtera.
‘’ Dari Ampenan menuju Sekarbela. Juga ke Selaparang dan ke Sandubaya. Selamat Ulang tahun ke tiga puluh dua. Untuk Kota Mataramku tercinta,’’ pungkasnya. (fit)



