BUPATI Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, secara tegas membantah sejumlah berita yang beredar yang menyebut dirinya bersikap arogan dan menaikkan pajak. Ia menegaskan bahwa kabar tersebut adalah tidak benar dan termasuk berita hoaks yang bertujuan memecah belah. Bupati menyerukan masyarakat tidak mudah termakan fitnah.
Pernyataan ini disampaikan Bupati Warisin dalam suatu kesempatan, di mana ia juga menyampaikan harapan agar masyarakat senantiasa diberkahi dan dilindungi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
“Saya mendapat informasi bahwa ada berita-berita yang menurut saya tidak perlu dipercayai. Saya tidak pernah mengatakan bahwa saya pernah menyatakan tentang arogansi, arogansi tertentu yang bisa memicu persoalan di Timur. Itu semua tidak benar. Itu adalah berita hoaks,” ujarnya dengan tegas.
Bupati Warisin sangat menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan persatuan di wilayahnya. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan.
“Saya berharap masyarakat Lombok Timur selalu kondusif, selalu memelihara yang namanya persatuan dan kesatuan. Jangan sampai percaya terhadap hal-hal yang mungkin mau memecah belah,” serunya.
Lebih lanjut, ia juga membantah isu yang menyebutkan bahwa pemkab menaikkan pajak. Menurutnya, justru kebijakan yang ia terbitkan bertujuan untuk meringankan beban masyarakat.
“Jadi kalau ada yang mengatakan bahwa saya menaikkan pajak, itu juga tidak benar. Kalau saya kemarin membuat surat tentang bagaimana supaya pajak di masyarakat tidak perlu didenda, itulah yang saya maksud dengan surat-surat saya yang kemarin,” jelasnya.
Menyikapi aksi demonstrasi yang terjadi, Bupati Warisin mengimbau masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan cara-cara yang baik dan tidak anarkis. “Saya berharap untuk kita di Lombok Timur, silakan, kalau memang kita mau memberikan aspirasi, silakan. Jadi tidak perlu kita melakukan hal-hal yang bersifat anarkis,” pesannya.
Ia berharap agar ke depan masyarakat Lotim dapat hidup baik dan sejahtera, serta dapat bersama-sama membangun daerah dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. “Mudah-mudahan kita diberikan semua keselamatan dan dilindungi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” demikian asanya. (rus)



