spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaNTBJaga Keselamatan Siswa, SMAN 5 Mataram Lakukan Pembelajaran Secara Daring

Jaga Keselamatan Siswa, SMAN 5 Mataram Lakukan Pembelajaran Secara Daring

Mataram (Suara NTB) – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Mataram menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring, pada Senin (1/9/2025). Keputusan tersebut diambil demi menjaga keselamatan peserta didik di tengah eskalasi demonstrasi yang masih meningkat.

Wakil Kepala (Waka) Humas SMAN 5 Mataram, Sofyan di Mataram, Senin (1/9/2025) mengatakan, awalnya pembelajaran akan dilakukan sesuai dengan arahan Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal yakni masuk pada pukul 10.00 Wita. Namun, melihat aksi demo masih berlangsung, Senin, 1 September 2025 pihaknya urung masuk secara luring.

“Berkaca kemarin dari aksi hari Sabtu, 30 Agustus 2025 itu kami cukup banyak yang terdampak dengan kondisi yang kurang kondusif itu,” ujarnya.

Selain itu, Sofyan juga menyampaikan bahwa lokasi SMAN 5 Mataram yang dekat dengan titik-titik kumpul dan tujuan aksi menjadi alasan pihaknya menerapkan pembelajaran secara daring.

“Sehingga hari ini berdasarkan pantauan juga dari informasi-informasi yang kami terima terkait ada aksi lanjutan infonya akan mengarah ke Kantor Gubernur kemudian ke Kantor Wali Kota, Kantor DPRD, sehingga kami memutuskan untuk hari ini kita pembelajaran daring sambil nanti kita memantau apakah kondisinya lebih kondusif atau tidak,” jelasnya.

Terkait kapan proses pembelajaran di SMAN 5 Mataram akan kembali berjalan normal, pihak sekolah belum dapat memastikan. Namun, jika keadaan masih belum kondusif, sekolah akan tetap menjalani KBM secara virtual.

“Keputusan untuk daring hanya hari ini saja, tapi kalau nanti ada pergerakan massa lagi, mungkin kami akan sampaikan informasi untuk pembelajaran daring,” ungkapnya.

Ia berharap keadaan segera membaik, sehingga proses pembelajaran di SMAN 5 Mataram dapat berlangsung sebagaimana mestinya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB belum bisa memastikan satuan pendidikan mana saja yang mendaringkan proses KBM-nya, selain SMAN 5 Mataram.

“Kalau sejauh ini belum ada laporan. Rata-rata mereka masuk sesuai edaran. Mungkin hanya SMAN 5 saja mungkin,” kata Kabid Pembinaan SMK, Dikbud NTB, Supriadi pada Senin, 1 September 2025.

Dikbud, kata Supriadi, memaklumi adanya perubahan proses pembelajaran di tengah situasi yang terbilang belum kondusif seperti saat ini. Begitu juga dengan sekolah lain yang mengalami kondisi serupa.

“Alasan-alasan khusus seperti tadi itu bisa kita maklumi, tapi kalau tidak ada alasan khusus artinya jauh dari jangkauan untuk demo mungkin itu tidak kita izinkan,” pungkasnya. (sib)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO