spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBSituasi Sudah Kondusif, Disdik Pastikan Sekolah di Mataram Tidak Diliburkan

Situasi Sudah Kondusif, Disdik Pastikan Sekolah di Mataram Tidak Diliburkan

Mataram (Suara NTB) – Di tengah kondisi dan situasi daerah yang terbilang cukup kondusif, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram memastikan proses pembelajaran sekolah di Mataram berlangsung seperti biasa.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disdik Kota Mataram, Yusuf pada Senin, 1 September 2025. Ia menegaskan, sesuai surat imbauan Disdik Nomor 400.3.1/2630/Disdik/VIII/2025 tertanggal (31/8/2025), bahwa pembelajaran tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Tidak ada libur kecuali ada situasi yang kurang menguntungkan baru kita pulangkan,” katanya kepada Suara NTB.

Pentingnya peran sekolah dan orang tua dalam menjaga keselamatan siswa-siswinya juga mendapat penekanan dari Disdik Kota. “Keselamatan peserta didik itu kita harus jadikan skala prioritas utama,” ujar Yusuf.

Yusuf menekankan, keselamatan peserta didik di luar jam sekolah itu bagian dari tanggung jawab orang tua siswa. Oleh karena itu, ia meminta orang tua mesti proaktif dalam memantau anak-anaknya ketika di rumah.

“Ada laporan ke sekolah juga sekolah ke orang tua. Harus ada komunikasi,” pintanya.

Selain itu, dalam surat imbauan, Disdik juga mendorong satuan pendidikan untuk tetap fokus pada kegiatan belajar mengajar (KBM), mengantisipasi keterlibatan siswa, meningkatkan pengawasan, serta mengarahkan siswa kepada kegiatan yang positif.

Kemudian, satuan pendidikan juga mesti mengutamakan keselamatan, meningkatkan kerja sama dengan orang tua peserta didik, penekanan pada pembelajaran yang diisi dengan do’a, muhasabah dengan narasi penolakan segala bentuk kekerasan, serta mengabsensi kedatangan dan kepulangan siswa.

Disdik Kota Mataram melalui sekolah terus memantau situasi dan kondisi yang tengah berlangsung di Mataram. Terlebih, gerakan protes dan demonstrasi masih berlangsung di Kota Mataram saat ini.

Yusuf mengajak para guru, orang tua, dan pihak terkait untuk sama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Ia juga menegaskan akan memberi sanksi jika ada temuan siswa yang ikut serta dalam aksi-aksi demonstrasi. “Nanti kita kasih sanksi pada akhirnya. Yang melanggar kepatutan,” pungkas Yusuf. (sib)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO