Kota Bima (Suara NTB) – Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima mencatat adanya peningkatan signifikan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini membuka layanan kesehatan di Puskesmas dan klinik setiap hari ulang tahun warga hingga satu bulan setelahnya.
Kepala Dikes Kota Bima, Ahmad mengatakan, program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan menurunkan angka kematian akibat penyakit yang bisa dicegah. Ia menjelaskan, awalnya partisipasi warga Kota Bima terhadap CKG sangat rendah. Persentase pemanfaatan program ini hanya sekitar 0,29 persen. Namun setelah Dikes gencar melakukan sosialisasi, capaian program meningkat tajam.
“Awalnya kemarin itu Kota Bima terendah sekitar 0,29 persen. Sekarang sudah rata-rata sekitar 24 persen yang berkontribusi,” sebutnya kepada Suara NTB, pada Rabu (3/9).
Peningkatan itu menurut Ahmad berasal dari kelompok usia produktif hingga lansia. Para tenaga kesehatan banyak melayani penyakit lansia, selain juga menangani penyakit tidak menular (PTM) pada usia produktif.
“Rata-rata dari usia produktif dan lansia. Penyakit-penyakit lansia yang banyak dilayani oleh para nakes. Selain itu untuk yang PTM-nya,” katanya.
Ahmad menilai, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya masif pihaknya dalam melakukan sosialisasi di tengah masyarakat. Dikes Kota Bima mengajak warga memanfaatkan momentum ulang tahun untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
CKG memberikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau. Program ini juga mendorong masyarakat lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat. “CKG diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat,” jelas Ahmad.
Melalui pemeriksaan gratis ini, tenaga kesehatan dapat mendeteksi dini berbagai potensi penyakit. Langkah itu memungkinkan penanganan lebih cepat dan tepat. Ahmad berharap angka partisipasi warga terus meningkat agar manfaat program bisa dirasakan lebih luas.
“Sekarang warga dapat datang langsung ke Puskesmas atau klinik pada hari ulang tahun dengan membawa kartu identitas,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengintensifkan sosialisasi di berbagai kegiatan masyarakat. Dengan begitu, kesadaran warga akan semakin tinggi untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga sejak dini. (hir)


