spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaNTBDOMPUPT SMS Kekurangan Tenaga Tebang untuk Penuhi Tebu Giling

PT SMS Kekurangan Tenaga Tebang untuk Penuhi Tebu Giling

Dompu (Suara NTB) – PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) mengalami kekurangan tenaga tebang tebu untuk memenuhi kebutuhan tebu giling hingga 400 orang. Para pekerja ini akan digaji sesuai volume tebu yang ditebang.

Humas PT SMS, Muhammad Haryanto kepada Suara NTB, Selasa, 9 September 2025 kemarin menyebutkan, kebun tebu mitra yang membutuhkan tenaga tebang masih 1.200an ha dan kebun tebu di lahan HGU perusahaan sebanyak 400an ha. “Tebu-tebu ini ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan tebu giling dalam masa penggilingan pabrik gula PT SMS hingga akhir Oktober mendatang,” kata Haryanto.

Sejak dibuka penggilingan tebu pada Juni untuk tahun 2025, tenaga tebang mengandalkan tenaga tebang dari luar daerah. Saat ini, mereka pulang kampung. Sehingga pihaknya harus mencari tenaga pengganti untuk memenuhi kebutuhan tebu giling perusahaan. “Kita butuh tenaga tebang 300 hingga 400 orang,” katanya.

Para pekerja ini akan dikontrak dengan vendor Perusahaan dengan system gaji sesuai volume tebu yang ditebang. Sehingga pekerja akan menebang dengan system kelompok dan dihitung volumenya ketika tebu diangkut ke Perusahaan. “Dengan pola ini, pekerja bisa dapat hingga Rp130 ribu per ton. Sementara dalam sehari, mereka bisa tebang lebih dari satu ton,” jelasnya.

Perusahaan, lanjut Haryanto, siap memfasilitasi pekerja yang siap bekerja sebagai tenaga tebang ke Pekat. Yang dibutuhkan pekerja, cukup menyiapkan parang untuk alat tebang tebu. “Pekerja cukup siapkan parang saja sebagai alat kerjanya. Sisanya, perusahaan bisa memfasilitasi,” katanya.

PT SMS, merupakan Perusahaan Perkebunan tebu di wilayah selatan gunung Tambora dan berada di Desa Doropeti dan Desa Soritatanga Kecamatan Pekat. Perusahaan pemilik HGU sekitar 5 ribu ha ini, mengembangkan Perkebunan tebu untuk kebutuhan pabrik gula kristal.

Namun dalam pelaksanaannya, hanya Sebagian kecil lahan HGU yang berhasil ditanami tebu akibat adanya hama ternak yang dilepas liar. Perusahaan pun mengandalkan perkebuhan tebu rakyat sebagai mitra dengan luasan hingga 3 ribu lebih ha.

Pada musim giling tahun 2025, PT SMS menargetkan bisa menggiling tebu hingga 282 ribu ton tebu. Tapi hingga awal September 2025 ini, realisasi baru 200 ribu ton tebu. Tenaga tebang menjadi kendala, sehingga volume tebu belum bisa dicapai. (ula)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO