spot_img
Jumat, Februari 13, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMPanen Cabai Hasil Gertam, Upaya Menekan Inflasi dan Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga

Panen Cabai Hasil Gertam, Upaya Menekan Inflasi dan Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga

Mataram (Suara NTB) – Program gerakan tanam (Gertam) cabai serentak di Kota Mataram, berbuah manis. Program ini berhasil  ditandai dengan panen cabai di SMPN 15 Mataram pada, Jumat, 12 September 2025. Gerakan tanam cabai sebagai upaya pemerintah menekan inflasi dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mataram, H. Kinnastri Mohan Roliskana didampingi Ketua DPRD Abdul Malik, Plt. Kepala Dinas Pertanian H. Irwan Harimansyah foto bersama usai panen cabai serentak pada, Jumat, 12 September 2025. (Suara NTB/cem)

Panen cabai hasil gerakan tanam cabai serentak dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, Ketua DPRD Abdul Malik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Mataram H. Miftahurrahman, Plt. Kepala Dinas Pertanian H. Irwan Harimansyah serta pimpinan OPD dan camat lainnya.

Kinnastri dalam sambutannya menyampaikan, gerakan tanam cabai serentak dimulai dilaksanakan pada 16 Juni 2025. Melibatkan seluruh siswa tingkat pendidikan anak usia dini sampai sekolah menengah pertama serta masyarakat dan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemkot Mataram. Gerakan ini berhasil menanam 80 ribu bibit cabai. “Saya apresiasi kerja keras Dinas Pertanian dan Dinas Pendidikan bisa secara serentak melaksanakan program ini,” katanya.

Musibah banjir melanda Kota Mataram mengakibatkan 30 persen dari 80 ribu bibit cabai gagal panen. Dari laporan yang diperoleh dari 3.580 bibit yang ditanam OPD, menghasilkan 500 kilogram cabai. Tanaman cabai di KWT, lingkungan, dan masyarakat 61.000 bibit, diperkirakan menghasilkan 15.000 kilogram. “Hasil panen ini merupakan pencapaian luar biasa, karena sudah menghasilkan 15 ton cabai,” terangnya.

Menurut Kinnastri, gerakan tanam cabai merupakan hal sepele, tetapi langkah kecil ini mengantarkan pada pencapaian luar biasa. Program adalah hal sepele, tetapi memberikan makna yang besar bagi anak-anak. Anak-anak mendapatkan pendidikan karakter. Pendidikan karakter menjadi hal yang istimewa. “Siswa bisa mendapatkan informasi melalui medsos atau internet. Tetapi pendidikan karakter dibutuhkan tangan dingin dari guru dan orang tua. Karakter mencintai lingkungan mereka dapatkan dan menghargai kerja keras,” ujarnya.

Ia menambahkan, gerakan tanam cabai serentak sebagai salah satu upaya pemerintah menekan inflasi dan menciptakan ketahanan pangan keluarga. Oleh karena itu, program ini diharapkan tetap berjalan secara konsisten dan sekolah tetap menjalankan program wajib tersebut.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, H. Irwan Harimansyah mengatakan, gerakan tanam cabai memiliki manfaat yang besar karena membiasakan masyarakat dan siswa-siswi, untuk bercocok tanam khususnya hortikultura.

Selain itu, program ini mampu menjaga ketahanan pangan keluarga serta menekan laju inflasi. “Salah satu item inflasi adalah cabai. Dengan panen serentak harga cabai stabil bahkan cendrung menurun,” kata Irwan.

Program ini memiliki dampak positif, sehingga harus tetap berjalan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta OPD teknis lainnya. (cem)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO