spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWAMusim Kemarau, Debit Air di Sumbawa Dipastikan Masih Aman

Musim Kemarau, Debit Air di Sumbawa Dipastikan Masih Aman

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batulanteh, H. Abdul Hakim memastikan kondisi debit air baku di Sistem Penyiapan Air Minum (SPAM) Semongkat masih dalam kondisi aman meski terjadi penyusutan.

“Posisi debit air kita sekarang ini berada pada posisi 150 liter per detik yang masuk pengelolaan sesuai dengan kapasitas IPA, jumlah itu terjadi penyusutan dari kondisi normal di angka 180-200 liter per detik,” ucapnya kepada Suara NTB, Jumat, 12 September 2025.

Ia melanjutkan, menyusutnya debit air ini dipengaruhi beberapa faktor alam dan non-alam. Khusus untuk faktor alam disebabkan banyaknya dugaan aktivitas perambahan hutan yang terjadi di wilayah hulu Kecamatan Batulanteh dan dimulainya musim kemarau tahun 2025.

“Faktor non-alam (kerusakan hutan) yang menjadi penyebab utama debit air kita berkurang, sehingga kami mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga hutan,” ujarnya.

Hakim mengatakan, jumlah pelanggan Perumdam yang eksis di kota Sumbawa mencapai 12.000 sambungan rumah (SR). Tentu untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pihaknya menyiapkan pola pengaturan jadwal pembagian air ke para pelanggaran agar tidak ada masyarakat yang tidak terlayani.

“Kita mulai membagi jadwal pembagian air agar masyarakat tidak kesulitan. Kami juga tetap melakukan perbaikan jaringan yang bocor karena itu juga mengganggu distribusi air ke pelanggan,” ujarnya.

Ia mengaku kerusakan alam di lokasi sumber mata air SPAM Semongkat sudah cukup mengkhawatirkan jika tidak disikapi secara serius. Jika dibiarkan berlarut, dikhawatirkan sumber air utama itu tidak akan bisa dimanfaatkan lagi dan masyarakat yang paling dirugikan nanti.

“Kerusakan alam jaringan distribusi yang sudah sangat tua menjadi persoalan saat ini, sehingga butuh direvitalisasi sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.

Ia juga berharap rencana pembangunan SPAM Ai Ngelar bisa segera terealisasi. Termasuk juga pergantian pipa jaringan distribusi. Selain itu ada juga pembangunan tempat pengolahan air untuk menampung air yang dihasilkan dari SPAM Ai Ngelar.

“Kami berharap agar SPAM Ai Ngelar ini bisa terwujud untuk menuntaskan pemenuhan sarana air bersih di Sumbawa karena SPAM Samongkat debit airnya terus berkurang,” jelasnya.

Jika program SPAM Ai Ngelar ini terwujud, maka akan ada sekitar 4.000 sambungan rumah yang akan terlayani nantinya. Terutama beberapa perumahan baru di wilayah Samota yang akan terlayani semua jika program ini terwujud.

“Jadi, SPAM Ai Ngelar ini kita prediksi akan menghasilkan air bersih berkapasitas 100 liter per detik. Itu artinya tidak akan ada lagi wilayah di Sumbawa yang mengalami krisis air,” pungkasnya. (ils)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO