spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWAFahri Hamzah Minta Program Strategis di Sumbawa Punya Penanggung Jawab

Fahri Hamzah Minta Program Strategis di Sumbawa Punya Penanggung Jawab

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) H. Fahri Hamzah, meminta sejumlah proyek strategis nasional yang berada di Sumbawa memiliki penanggung jawab untuk memudahkan garis koordinasi dalam pelaksanaan.

“Jadi, setiap program ada penanggung jawabnya, sekarang kan sedang berproses untuk rencana penataan Pantai Jempol dan itu ada dua tugasnya memantau pelaksanaan dan mengupayakan multi yearsnya,” kata Fahri Hamzah saat melakukan kunjungan di Sumbawa, pekan kemarin.

Fahri turut meminta kepada Pemkab Sumbawa untuk mengaktifkan kembali rencana pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota. Bahkan pihaknya berencana akan melakukan rapat khusus terkait KEK Samota untuk percepatan prosesnya.

“Kebetulan pak Airlangga minta kepada saya kalau ada KEK-nya minta segera dilaporkan, kita mau aktifkan, karena strategi KEK merupakan salah satu strategi nasional,” ujarnya.

Fahri turut meyakinkan, untuk program sentra aqua cultur berbasis udang seluas 2.000 hektare sudah mendapatkan respons yang baik dari Menteri Kelautan Perikanan (KKP). Ia pun meminta ke pemerintah daerah untuk terus melakukan persiapan dalam merespon program tersebut.

“Untuk aqua cultur itu pak Trenggono sudah oke karena itu nanti untuk udang, tinggal pemerintah daerah melakukan persiapan lebih lanjut untuk menyambut program tersebut,” ucapnya.

Program-program yang ada di daerah, lanjut Fahri, seperti Teluk Saleh dan kopi di Desa Tepal juga harus memiliki penanggung jawab. Salah satunya mungkin di Dinas Kehutanan dan kalau bisa semua dinas memiliki pekerjaannya masing-masing untuk mempercepat pelaksanaan program.

“Kita akan rapatkan lebih lanjut, dan dalam rapat nanti kami minta masing-masing dinas sudah memiliki program tinggal kita tindak lanjuti. Tetapi yang jelas program nasional itu pemerintah sangat agresif,” tukasnya.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, menyambut baik komitmen pemerintah pusat melalui kunjungan ini. Ia menyatakan bahwa Pemkab Sumbawa telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendukung program penataan permukiman dan mengakselerasi KEK Samota.

“Kami mengapresiasi dukungan dan perhatian Pak Wamen serta jajaran. Kehadiran beliau semakin memantapkan langkah bersama dalam mewujudkan permukiman yang layak dan berkelanjutan, sekaligus mendorong KEK Samota,” ujarnya.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan peninjauan langsung ke lokasi yang menjadi target penataan, yaitu Pulau Bungin dan kawasan Saliper Ate–Pantai Goa. Wamen PKP didampingi Bupati dan jajaran teknis melakukan observasi lapangan untuk menilai kondisi existing dan membahas rencana aksi percepatan.

“Kami berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat, sehingga program penataan permukiman dan pengembangan KEK Samota dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumbawa,” tukasnya. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO